fbpx
     
contoh tiga sapi banner atasmamaco banner atas 

 

  

 

Virtual Race Hero Supermarket: Menjaga Kebugaran P...

Virtual Race Hero Supermarket: Menjaga Kebugaran P...

Jakarta, 17 September 2021 – Dalam rangka ...

Tetangga Baru Siap Buka Pintu Untukmu, IKEA Buka T...

Tetangga Baru Siap Buka Pintu Untukmu, IKEA Buka T...

  Jakarta, 13 September 2021 - IKEA memili...

Alasan Kenapa Memilih Minyak Goreng Oryza Grace

Alasan Kenapa Memilih Minyak Goreng Oryza Grace

Ini alasan kenapa memilih minyak goreng oryza gr...

Mooncake By Oryza Grace

Mooncake By Oryza Grace

Mooncake Makanan yang berasal dari Tionghoa mer...

Gaungkan Transaksi Digital Non Tunai yang Aman & N...

Gaungkan Transaksi Digital Non Tunai yang Aman & N...

JAKARTA, 31 Agustus 2021 -- Masa pandemi COVID-1...

Kolaborasi Dukung Produk Lokal, Kopi Kenangan Bers...

Kolaborasi Dukung Produk Lokal, Kopi Kenangan Bers...

Jakarta, 27 Agustus 2021 – Perkembangan in...

Dukung Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan, IKEA In...

Dukung Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan, IKEA In...

Jakarta, 27 Agustus 2021 - IKEA Indonesia memili...

 Air Fryer IDEALIFER Oven (IL-335)

Air Fryer IDEALIFER Oven (IL-335)

  IDEALIFE - Oven – Pemanggang - 35L...

ROTI SOBEK ALA TIGA SAPI

ROTI SOBEK ALA TIGA SAPI

   Resep ROTI SOBEK ALA TIGA SAPI 25...

Chimi Keripik Tempe, Camilan Khas Indonesia Persem...

Chimi Keripik Tempe, Camilan Khas Indonesia Persem...

Jakarta, 23 Agustus 2021 - Tempe bukanlah sesuat...

Rice Brain Oil By Oryza Grace

Rice Brain Oil By Oryza Grace

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang Produk Oryza Grace...

Dukung Penanganan Pandemi, Indomilk Bantu Oksigen ...

Dukung Penanganan Pandemi, Indomilk Bantu Oksigen ...

Jakarta, 16 Agustus 2021. PT Indofood CBP Sukses...

Trik atasi Bau Tidak Sedap dari Penyimpanan Daging...

Trik atasi Bau Tidak Sedap dari Penyimpanan Daging...

Pada moment Idul Adha, tentunya stok daging kurb...

Perhatikan Bagian - Bagian Daging Sapi Rendah Lema...

Perhatikan Bagian - Bagian Daging Sapi Rendah Lema...

Meski banyak yang bilang kalau daging merah sepe...

Rahasia Menyimpan Daging Kurban Agar Awet

Rahasia Menyimpan Daging Kurban Agar Awet

Tanggal 10 Zulhijah 1442 Hijriah adalah momen um...

COMBRO ISI DAGING RENDANG

COMBRO ISI DAGING RENDANG

COMBRO ISI DAGING RENDANG Lama Persiapan : 15 m...

Sate Padang

Sate Padang

Sate Padang Bahan :•Jantung sapi 150 gram&...

Sate Maranggi

Sate Maranggi

Sate Maranggi Bahan:Daging kambing / sapi 500 g...

Bechek Kambing

Bechek Kambing

Bechek Kambing Bahan:Daging Kambing 400 gram, p...

Kambing Gepuk Bumbu Tumbuk

Kambing Gepuk Bumbu Tumbuk

Kambing Gepuk Bumbu Tumbuk Bahan :•Daging ...

Rawon Iga Kambing

Rawon Iga Kambing

Rawon Iga Kambing Bahan :•Iga kambing 500 ...

Nasi Goreng Kambing

Nasi Goreng Kambing

Nasi Goreng Kambing Bahan :•Minyak goreng ...

Sup Bola Kambing Betawi

Sup Bola Kambing Betawi

  Sup Bola Kambing Betawi Bahan bola kamb...

Gulai Kambing

Gulai Kambing

Gulai Kambing Bahan:•Daging kambing, potong ...

Malbi Kambing

Malbi Kambing

    Malbi Kambing Bahan : •Dag...

Kebab Kambing Saus Yoghurt

Kebab Kambing Saus Yoghurt

Kebab Kambing Saus Yoghurt Bahan : •Daging...

KAMBING RISSOTTO JAMUR

KAMBING RISSOTTO JAMUR

KAMBING RISSOTTO JAMUR Bahan:Iga kambing Austra...

KARI KAMBING ROTI CANE

KARI KAMBING ROTI CANE

    KARI KAMBING ROTI CANE Bahan Ro...

Krengseng Daging Kambing

Krengseng Daging Kambing

Krengsengan Daging Kambing Bahan :•Daging ...

BASO KAMBING

BASO KAMBING

BASO KAMBING Bahan:Daging kambing 800 gramDagin...

Kambing Bumbu Tinoransak

Kambing Bumbu Tinoransak

Kambing Bumbu Tinoransak Bahan:Daging kambing 3...

Trik Membuat Bakso dari Daging Kambing

Trik Membuat Bakso dari Daging Kambing

Tips:-Pilih daging kambing yang masih segar, aga...

Susu Evaporasi & Kental Manis TIGA SAPI

Susu Evaporasi & Kental Manis TIGA SAPI

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang Produk Indofood ...

Susu Evaporasi Tiga Sapi, Harga Bersaing Bikin Usa...

Susu Evaporasi Tiga Sapi, Harga Bersaing Bikin Usa...

Perkembangan usaha bakery-restoran-cafe dan berb...

Calbee Wings Luncurkan Japota Rasa Ayam Bawang

Calbee Wings Luncurkan Japota Rasa Ayam Bawang

Jakarta, 3 Juni 2021 - Setelah sukses hadir deng...

Soto Banjar

Soto Banjar

Soto Banjar Bahan:•Ayam kampung 500 gram&b...

Sosis Gulung Tahu Kuah Gulai

Sosis Gulung Tahu Kuah Gulai

Sosis Gulung Tahu Kuah Gulai Bahan :•Tahu ...

Kare Bola Ayam

Kare Bola Ayam

Kare Bola Ayam Bahan-bahan/bumbu-bumbu :•A...

Sambal Goreng Hati Ayam

Sambal Goreng Hati Ayam

Sambal Goreng Hati Ayam Bahan-bahan :•Hati...

Ketupat Sayur Betawi

Ketupat Sayur Betawi

Ketupat Sayur Betawi Bahan-bahan :•Udang 3...

Besengek Telur Puyuh

Besengek Telur Puyuh

Besengek Telur Puyuh Bahan :•Telur Puyuh 1...

Ketupat Ayam Masak Hambang Samarinda

Ketupat Ayam Masak Hambang Samarinda

Ketupat Ayam Masak Hambang Samarinda Bahan-baha...

OPOR DAGING SAPI IDUL FITRI

OPOR DAGING SAPI IDUL FITRI

OPOR DAGING SAPI IDUL FITRI Lama Persiapan : 15...

Tetap Sehat Dan Bugar Selama Berpuasa Ramadhan

Tetap Sehat Dan Bugar Selama Berpuasa Ramadhan

  Senang hati dalam menyambut datangnya bu...

PastryNBakery Edisi 138 (Edisi Lebaran)

PastryNBakery Edisi 138 (Edisi Lebaran)

Tidak terasa sudah akan memasuki hari Lebaran. B...

PastryNBakery Edisi 137 (Edisi Ramadhan)

PastryNBakery Edisi 137 (Edisi Ramadhan)

Memasuki Bulan Ramadhan pasti banyak sekali yang...

PT AJINOMOTO INDONESIA Meluncurkan Produk Baru

PT AJINOMOTO INDONESIA Meluncurkan Produk Baru "PI...

Jakarta – PT AJINOMOTO INDONESIA telah mel...

Sarihusada Dukung Si Kecil yang Tidak Cocok Susu S...

Sarihusada Dukung Si Kecil yang Tidak Cocok Susu S...

Jakarta, 31 Maret 2021 – Anak yang tidak c...

Floridina Hadirkan Kesegaran Tropis Dalam Varian F...

Floridina Hadirkan Kesegaran Tropis Dalam Varian F...

Jakarta, 31 Maret 2021 – Memasuki tahun ke...

dan Bekasi (Jabodetabek) pada bulan Maret 2013. Tujuan kami adalah memberi gambaran kepada Pembaca mengenai tren perilaku konsumen dewasa ini, khususnya penerimaan mereka terhadap tampilan produk yang ditawarkan bakery atau produsen donat pada umumnya. Kami tidak mengajukan pertanyaan mengenai merek produk/toko pilihan responden. Demi menghindari potensi mengarahkan Pembaca untuk memilih produk donat dengan merek tertentu atau yang ditawarkan oleh bakery tertentu. Tetapi kami memotret tren perilaku konsumen berkaitan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mereka untuk memilih item produk donat. Kami akan melakukan survei dengan topik yang sama setiap periode tertentu, untuk melihat apakah terjadi pergeseran atau tren perilaku konsumen.
 
Metode survei
Metode yang kami gunakan dalam survei ini adalah random sampling. Dengan menggunakan kerangka sampling pemilik
nomor telepon yang tercantum pada Buku Telepon Residensial dan Bisnis tahun 2012 terbitan PT Infomedia Nusantara, dengan konsentrasi nomor telepon residensial khusus untuk wilayah kota-kota di Jabodetabek. Pemilihan responden pemilik nomor telepon residensial dilakukan secara acak, dengan jumlah keseluruhan 165 responden. Pengambilan sampel dilakukan selama tujuh hari, 4-10 Maret 2013. Kami menggunakan buku telepon residensial sebagai kerangka pengambilan sampel untuk memastikan bahwa reponden tinggal di Jabodetabek. Namun kerangka ini mengandung kelemahan, antara lain karena yang tidak memiliki telepon rumah tidak terwakili. Di samping itu, kerangka ini menyebabkan setiap orang dalam sebua populasi tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi responden. Oleh sebab itu hasil survei ini tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di masyarakat. Pro l Responden Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (66 %). Usia responden antara 17 hingga 50 tahun ke atas, dan mayoritas berusia antara 31-40 (67%). Di samping itu, kebanyakan (58%) responden sudah atau pernah menikah. Status pekerjaan responden bervariasi, dimana karyawan swasta/BUMN dan pegawai negeri sipil sebanyak 41%, dan 10% berprofesi wirawasta. Selebihnya ibu rumah tangga (33%), pelajar/ mahasiswa (13%) dan lainnya (2%).
   Ketika terpikir tentang donat, bagaimana bentuk donat yang terbayang di benak Anda? Kami melayangkan pertanyaan itu ke responden kami, dan ternyata. Kreativitas para donut maker menghasilkan beragam tampilan donat. Termasuk yang berbentuk hati, segitiga, segiempat, atau lonjong. Tapi apakah konsumen secara umum dapat dengan mudah menerima kreasi bentuk donat itu? Hasil survei kami menunjukkan, sebagian besar (64%) responden lebih mudah menerima donat dengan bentuk konvensional, yakni berbentuk cincin alias bulat dan berlubang di bagian tengahnya. Dengan kata lain, ketika terpikir tentang donat, mereka membayangkan bentuknya yang seperti cincin
itu. “Kayaknya kok aneh ya kalau pegang donat yang gak bolong tengahnya,” kata Monica, 23, perawat di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan. Hal ini berkaitan dengan fenomena bahwa donat cukup populer di Indonesia sejak beberapa puluh tahun silam, di mana para pembuatnya secara tak langsung mengakrabkan donat berbentuk cincin ke masyarakat konsumennya. Bentuk tersebut dapat dengan mudah diingat, dan seolah merupakan ciri khasnya dibanding jenis produk bakery lainnya. Kami berharap temuan ini tak mematahkan semangat kreativitas para pembuat donat untuk menciptakan bentuk maupun tampilan donat, demi menarik minat konsumennya. Tapi sebaiknya tetap menyediakan “donat yang bolong tengahnya,” dan berkreasi dengan tampilan topping serta formulasi/kombinasi bahan perisanya.
 
Berharap Donat yang Lebih Kaya Rasa
  Mana yang lebih disukai pelanggan, donat dengan topping atau dengan fi lling? Sebagian besar (45%) responden kami mengaku lebih menyukai donat dengan topping. Ini relevan dengan temuan lain dalam survei kami bahwa kebanyakan responden lebih familiar dengan donat berbentuk cincin yang lazimnya disajikan dengan topping. Responden yang lebih menyukai donat dengan fi lling, yang biasanya terdapat pada donat berbentuk bulat atau bentuk lain tanpa lubang di tengahnya, hanya 21%. Sementara itu, 33% responden lebih menyukai donat dengan kombinasi topping dan fi lling. Temuan bahwa mayoritas responden lebih berselera pada donat dengan topping tidak semata karena mereka lebih familiar dengan donat berbentuk cincin. Fungsi topping tak hanya memerkaya citarasa tapi juga menjadikan tampilan donat lebih menarik dan menggugah selera. Pelanggan bisa membayangkan citarasanya dari penataan dan
pilihan bahan perisa pada topping. Sementara itu, mereka yang lebih menyukai donat dengan fi lling pada umumnya beralasan bahwa itu akan membuat donat lebih praktis untuk dinikmati. Ketimbang dengan topping yang cenderung
merepotkan, lantaran toppingnya mungkin rontok atau membuat tangan mereka belepotan saat memegang untuk menyantapnya. Lalu apa alasan responden lebih menyukai donat dengan kombinasi topping dan fi lling? Jawabannya: mereka umumnya berasumsi bahwa kombinasi itu menjadikan donat lebih kaya citarasa. Itulah mengapa jumlah responden yang menyukai kombinasi topping dan fi lling menempati urutan kedua dalam survei ini. 
 
Evolusi Donat
  Bentuk donat dengan lubang di tengahnya ternyata ditemukan oleh bocah belasan tahun. Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai negara asal-usul donat, meski sejarah kemunculan panganan ini diwarnai kesimpangsiuran. Salah satu cerita mengenai asal-usulnya, sebagaimana ditulis di wikipedia.org, menyebutkan donat diperkenalkan di AS oleh seorang warga keturunan Belanda yang juga memopulerkan beberapa dessert termasuk cookies, apple pie dan cream pie. Pada mulanya, donat berbentuk bola-bola kecil. Warga AS, Hanson Crocket Gregory, disebut sebagai kreator donat berbentuk cincin yang kemudian populer di dunia. Pada 1847, tatkala Hanson berusia 16 tahun, ia kecewa karena bagian tengah “roti goreng” bikinan ibunya ternyata belum matang. Ibunya mengatakan bahwa bagian tengahnya makan susah matangnya. Hanson mencari solusi. Ia mengambil pisau untuk mencungkil bagian tengah roti sehingga berbentuk cincin. Dari sinilah adonan “roti goreng” yang kemudian disebut donat dibuat menyerupai cincin--hingga tak ada lagi masalah bagian tengahnya belum matang. Ada pihak mengklaim penemu bentuk cincin untuk donat. Di antaranya High Eagle, kepala suku Indian Wampanoag. Ia mengungkapkan bahwa pencetus bentuk itu adalah leluhurnya. Tapi pada 1941, National Dunking Assosiation of America menyatakan, penemu bentuk donat dengan lubang di tengahnya adalah Hanson Crocket Gregory. Panganan ini diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia pada 1968, ketika American Donut membuka stan di Djakarta Fair (sekarang Pekan Raya Jakarta). Pada 1985, Dunkin Donuts membuka gerai pertama di Jakarta, dan selanjutnya di kota-kota lain di Indonesia. Sukses Dunkin Donuts di sini kemudian memicu kehadiran gerai-gerai waralaba donat dari mancanegara dan lokal. Pada 2005, J.CO Donuts & Coffee muncul sebagai bakery donat merek lokal paling populer dan membangkitkan kembali demam donat di Indonesia.
 
Donat dan Tren “Food to Go”
   Donat bakal kian populer? Beberapa fakta mengarah ke fenomena itu. Tahun lalu kami merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa penjualan produk donat di sejumlah in-store bakery di Amerika Serikat mengalami pertumbuhan paling tinggi dibanding jenis produk lain yang tersedia in-store bakery dalam beberapa tahun terakhir. Dan baru-baru ini, Majalah Stylist yang berbasis di London, Inggris, memasukkan donat sebagai salah satu dari Top 10 Cultural Trends 2013. Prediksi Stylist muncul setelah Nigella Lawson, food writer sekaligus celebrity chef kondang di
Inggris, menyajikannya pada pesta Natal tahun lalu. Donat yang disajikan di pesta ini buatan Electric Donuts di London, dengan perisa antara lain maple bourbon, jahe bubuk dan bergamot orange. Ini mengindikasikan tren perisa donat lebih bervariasi, tak lagi hanya berputar-putar pada perisa tradisional seperti kacang, cokelat, keju, maupun selai raspberry dan custard yang belakangan ini paling populer sebagai perisa donat di Inggris. Dengan kata lain, tren donat dengan savory flavour tengah mengembang di sana--dan mungkin bakal meluas ke berbagai belahan dunia.
“Bahan perisa seperti hati ayam, black pudding, daging asap, dan fennel salt akan menjadi bagian dari varian donat dimana-mana,” tutur Alexa Perrin, dari Experimental Food Society, seperti dikutip Stylist.co.uk. Sementara itu, pakar makanan Andre Dang memprediksi donat yang ditawarkan bakery di Inggris bakal berukuran lebih besar. Prediksi bahwa varian donat berperisa savory bakal kian populer, dan makin banyak bakery menawarkan donat berukuran lebih masif, tampaknya berkaitan dengan kecenderungan bakal bertambah banyak orang menjadikan donat sebagai salah satu pilihan menu makan besar dalam perjalanan. Ini seiring tren “food to go”. Tren tersebut dipicu makin tingginya tingkat kesibukan dan mobilitas warga kota besar dunia. Saking sibuknya, mereka sarapan, makan siang, bahkan makan malam dalam perjalanan dari satu titik ke titik lain. Dan oleh karena itu mereka mencari
makanan yang dapat dengan cepat dipesan dan praktis untuk disantap dimana saja, termasuk saat menyetir mobil.

You have no rights to post comments

 

 
                                                                                       

Biznews

Jakarta, 17 September 2021 – Dalam rangka perayaan Hari Jadinya yang ke-50 tahun, selain berbagai promosi menarik, Hero Supermarket mengadakan berbagai rangkaian kegiatan, dimana kali ini Hero bekerja sama dengan 99 Virtual Race untuk menyelenggarakan kompetisi olahraga yang bertajuk “HERO 50 Virtual Race”.

Selengkapnya...

Chef Delight

   

Gelombang tren dalam kreasi pastry tak ubahnya seperti tren fashion. Namun I Nyoman Sudiana tetap memilih jalur ‘aman’ demi mendongkrak citra Hotel Akmani sebagai hotel baru di Jakarta.

Selengkapnya...

Pack & Display

 

 Dalam pandangan Diana Sutandya, pemilik L’atelier du Chocolate yang berlokasi di Jakarta, packaging (pengemasan) merupakan salah satu hal penting dalam bisnisnya.

Selengkapnya...

Baker Spirit

Chef yang satu ini terbilang unik sekaligus tangguh. Meski tuna netra, tak membuat semangatnya hilang. Justru dari keterbatasannya ia banyak memberi inspirasi bagi para chef lainnya.

Selengkapnya...

About Us

Selamat menikmati sebuah Majalah yang kami rancang untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, komunitas peminat dan pelaku usaha pastry & bakery di Indonesia. e-mail : redaksi@pastrynbakery.net
Facebook : http://www.facebook.com/lezatn.pastrybakery
Twitter : @tabloidlezat

Newsletter

Lokasi Kami