• Ulasan Tren

    Pastry

  • Artikel & Tips

    Bakery

  • Artikel & Tips

    Pastry

VISIT OUTLET

Le Meridien Jakarta, Hadirkan Pilihan Paket Berbuka Puasa Istimewa

EQUIPTECH

Mengenal Lebih Dekat Cream Cheese

TIPS & TRIK

Tiga Trik Cegah Kue Kering Hancur

CREATIVE RECIPIES

Black Forest Candy Cake

ART & DECO

Car Story Cake

Cikang Hadirkan Legenda Cita Rasa Tak Terungkap dari Ranah Minang

Pemecahan Rekor Dunia “The Largest Thematic Cookies”

MODENA Buka Flagship Store Berkonsep Experience Center

Baking Demo Gold Bullion Bersama STP Trisakti

Manajemen Produksi Usaha Katering & Warung Tanpa Tergantung Tukang Masak

2013 Machinery, Materials, Marketing of Bakery and Confectionery Show

News

Magnum Luncurkan Varian Magnum Hazelnut Luxe

Creative Recepies

Owl Character Choux

Baking Tips

Trik menyiasati Jika Kue Kering Kurang Renyah

Visit Produk

BAKE CHEESE TART Istimewa Dari Jepang

 

Setelah berpuasa selama sebulan penuh, umat muslim di seluruh dunia merayakan kemenangannya menahan segala jenis godaan baik godaan makanan, minuman, dan amarah di bulan suci Ramadan. Perayaan Idul Fitri di Indonesia selalu identik dengan makan bersama sanak keluarga. Menu tradisional khas Indonesia yang penuh rempah dan kaya bumbu, seperti ketupat, opor ayam, rendang, semur daging dan sambal goreng ati menjadi menu wajib yang tidak pernah hilang dalam perayaan Idul Fitri.

Namun, di balik kelezatan hidangan hari raya, ada bahaya yang mengancam bagi kesehatan. Hal ini disebabkan berbagai menu hidangan tersebut cenderung tinggi karbohidrat dan lemak yang dapat memicu penyakit paska lebaran. Namun jangan khawatir ya Bunda, karena kita masih lhoo rayakan hari Raya Lebaran dengan sehat. Bagaimana caranya? yuk simak dibawah ini

Silaturahmi Sehat
Lebaran adalah momen yang tepat untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Bersilaturahmilah dengan sehat. Biasakan untuk berjalan kaki menuju rumah kerabat yang tidak terlalu jauh atau sengaja memarkir kendaraan agak jauh dari lokasi silaturahmi. Selain itu, perbanyaklah senyum, karena mampu merangsang keluarnya hormon endorfin, sebuah hormon yang mampu menciptakaan perasaan bahagia.

Jangan lupa kenali kemampuan tubuh Anda. Segeralah beristirahat bila mulai kelelahan dengan waktu tidur yang cukup. Jurus sehat ini mudah untuk diikuti dan menjamin Anda dapat berlebaran dengan senang namun tetap sehat. Tanpa khawatir akan masalah kesehatan yang mengintai paska lebaran.

Kendalikan Nafsu Makan Anda
Walaupun kita baru saja melewati Ramadan di mana kita diwajibkan menahan lapar dan haus, bukan berarti saat Lebaran kita dapat memuaskan diri dengan berbagai makanan. Tetap kendalikan nafsu makan Anda dan makanlah sesuai dengan kebutuhan kalori harian Anda. Cara menghitung kalori harian cukup mudah, yaitu:

  • Pria : 30 kkal x berat badan
  • Wanita : 25 kkal x berat badan

Untuk mengatasi nafsu makan yang berlebih, Anda dapat memakan makanan pembuka sebelum berkunjung. Ini pun sesuai dengan sunnah Rasul, bahwa sebaiknya kita makan dahulu sebelum berangkat salat Ied. Anda bisa makan satu buah apel beserta kulitnya, karena kulit apel dapat mengendalikan nafsu makan, sehingga Anda tidak kalap ketika melihat banyaknya sajian hari raya. Jika Anda kurang suka apel, Anda bisa memakan buah-buahan kaya air lainnya, seperti semangka, melon, atau pepaya. Buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk juga dapat mampu menetralisir lemak yang dikonsumsi.

Makan Dengan Cara Yang Tepat
Makan seimbang kadang kala menjadi tantangan sendiri di momen hari raya. Makanan yang tersedia cenderung kurang baik bagi kesehatan. Tapi, bukan berarti Anda harus menghindari santapan khas Lebaran, yang perlu Anda lakukan adalah memilih cara yang tepat yaitu:

1. Tepat jadwal
Makanlah sesuai jadwal makan seperti di hari-hari lain. Makan besar tetap 3x sehari (sarapan, makan siang, makan malam) dan boleh diselingi snack 2x yaitu di jam 11 dan 5 sore. Ada baiknya snack yang dimakan mengandung serat tinggi misalnya buah-buahan dan sayuran.

Fungsi makanan snack alias camilan adalah untuk mengondisikan perut dalam keadaan yang tidak terlalu kosong. Hal ini mencegah makan dalam porsi banyak pada saat jadwal makan besar. Tidak lupa pula, jangan biasakan selalu makan di setiap rumah, bila berkunjung untuk silaturahmi. Berkomitmenlah untuk mematuhi, maka Anda bisa merayakan lebaran dengan sehat dan aman.
2. Tepat jumlah
Jumlah makanan yang kita makan juga perlu kita perhitungkan. Jumlah makanan yang direkomendasikan oleh para ahli gizi adalah sebagi berikut :

Karbohidrat : 45% – 60% dari total kalori harian
Lemak : 20% – 25% dari total kalori harian
Protein : 10% – 20% dari total kalori harian
Serat : > 25 gram/hari
Garam : maksimal 3000 gram

Bila Anda kesulitan untuk menghitung dengan cara di atas, cara mengatasinya mudah. Cukup ambil makanan yang bervariasi dengan komposisi seimbang dan menggunakan piring kecil. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah Anda makan dalam porsi besar. Lebih baik, makan porsi sedikit dan sering dibandingkan makan dalam porsi besar dalam satu waktu.

Perbanyak Minum Air Putih
Pastikan kamu banyak mengkonsumsi air putih, karena dehidrasi dapat menyebabkan rasa lapar yang sebenarnya hanyalah rasa haus. Ingat, jika kamu merasa lapar itu bukan berarti tubuhmu kekurangan porsi makan namun besar kemungkinan karena dehidrasi.

Banyak minum air putih juga membuatmu merasa lebih kenyang sehingga tak mendorongmu untuk terlalu banyak makan. Selain itu, daripada minum sirup yang mengandung banyak gula, lebih baik minum air putih yang sama sekali tidak mengandung kalori.

Fokus Kepada Keluarga dan Teman
Jangan asyik sendiri main hp sambil ngemil kue kering. Momen Lebaran adalah saat yang tepat untuk saling bercengkrama bersama keluarga besar atau teman-teman. Fokuskan dirimu ke mereka, bukan ke makanan atau hal lain yang tak membuang energi. Ingat, banyak mengobrol dan tertawa juga bisa membakar kalori loh. *PB

You have no rights to post comments

primi sui motori con e-max.it

Biznews

Kunjungi event east food mulai tanggal 26-29 July 2018 di Grand City Surabaya!!!

Selengkapnya...

Chef Delight

    Gelombang tren dalam kreasi pastry tak ubahnya seperti tren fashion. Namun I Nyoman Sudiana tetap memilih jalur ‘aman’ demi mendongkrak citra Hotel Akmani sebagai hotel baru di Jakarta. Walaupun bermain aman, Nyoman tetap berusaha menampilkan classic pastry dengan sentuhan menarik.

Selengkapnya...

Pack & Display

Dalam pandangan Diana Sutandya, pemilik L’atelier du Chocolate yang berlokasi di Jakarta, packaging (pengemasan) merupakan salah satu hal penting dalam bisnisnya. “Banyak pelanggan tertarik pada produk-produk cokelat kami, bukan semata karena kualitas citarasanya, namun juga packaging-nya yang unik dan menarik.”

Selengkapnya...

Baker Spirit

    Chef yang satu ini terbilang unik sekaligus tangguh. Meski tuna netra, tak membuat semangatnya hilang. Justru dari keterbatasannya ia banyak memberi inspirasi bagi para chef lainnya.

Selengkapnya...

    

About Us

Selamat menikmati sebuah Majalah yang kami rancang untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, komunitas peminat dan pelaku usaha pastry & bakery di Indonesia. e-mail : redaksi@pastrynbakery.net
Facebook : http://www.facebook.com/lezatn.pastrybakery
Twitter : @tabloidlezat

Newsletter

Lokasi Kami