• Ulasan Tren

    Pastry

  • Artikel & Tips

    Bakery

  • Artikel & Tips

    Pastry

VISIT OUTLET

Berita seputar Outlet

EQUIPTECH

Informasi Bahan Makanan

TIPS & TRIK

Tips & Trik Yang Perlu Anda Tahu

CREATIVE RECIPIES

Resep-Resep Kreatif

ART & DECO

Seputar Art & Deco

Cikang Hadirkan Legenda Cita Rasa Tak Terungkap dari Ranah Minang

Pemecahan Rekor Dunia “The Largest Thematic Cookies”

MODENA Buka Flagship Store Berkonsep Experience Center

Baking Demo Gold Bullion Bersama STP Trisakti

Manajemen Produksi Usaha Katering & Warung Tanpa Tergantung Tukang Masak

2013 Machinery, Materials, Marketing of Bakery and Confectionery Show

Biz Newz

Kampoeng Tempo Doeloe Kembali Meriahkan Gelaran JF3 Ke-15

Creative Recepies

Roll Chocolate Cake

Baking Tips

Sukses Membuat Brownies Yang Benar

Visit Produk

Art In A Cup, Angkat Citarasa Biji Kopi Sumatera


1. Logam
Peralatan yang paling sering digunakan di dalam dapur baik dapur rumahan ataupun dapur industri adalah logam. Logam sendiri sebenarnya dapat dibuat untuk berbagai macam peralatan, diantaranya adalah fluorocarbon, enamel porselen, stainless steel dan beberapa lainnya lagi. Permasalahan sering dijumpai untuk peralatan logam yang tak berlapis seperti stainless steel dan alumunium. Salah satu masalah yang kerap dihadapi oleh para ibu rumah tangga dengan peralatan masak yang terbuat dari logam, khususnya stainless dan alumunium adalah menempelnya sisa masakan di dalam wadah tersebut. Untuk menghidarinya, maka Anda dapat merebus air dan cuka secukupnya ke dalam panci yang akan Anda gunakan selama ± 2 menit. Kemudian, buang air rebusan tersebut dan alat tersbut sudah dapat digunakan untuk memasak.
Selain masalah tersebut, biasanya timbul karat bahkan muncul noda hitam. Jika hal tersebut terjadi pada salah satu peralatan masak Anda, maka Anda dapat menggosoknya dengan minyak tanah hingga noda tersebut hilang. Setelah noda hilang, bersihkan dan cuci hingga bersih menggunakan sabun untuk menghilangkan aroma minyak tanah. Lakukan hal tersbut hingga 2 kali, atau sampai aroma minyak tanah hilang. Setelah itu barulah Anda dapat menggunakan kembali alat tersebut untuk memasak. Jika selesai digunakan, maka bersihkan alat tersebut dan keringkan. Kemudian simpan di dalam area yang bersih dan kering agar peralatan Anda bisa tahan lama.
Teflon adalah salah satu peralatan dapur berbahan logam yang paling digemari oleh ibu rumah tangga. Namun logam yang digunakan kemudian dilapisi dengan fluorocarbon sehingga menjadi pan anti lengket. Sayangnya lapisan tersebut mudah tergores yang berakibat fungsinya sebagai pan anti lengket tidak dapat bekerja maksimal. Yang paling berbahaya dari efek tersebut adalah, lapisan fluorocarbon terurai yang kemudian bercampur dengan bahan makanan yang diolah. Untuk mencegah hal itu, jangan pernah menggunakan pengaduk berbahan logam seperti alumunium ataupun stainless steel. Menggunakan sendok kayu sangat disarankan, karena permukaannya tidak tajam dan tidak menggores permukaan Teflon. untuk membersihkan tidak disarankan untuk menggunakan sabun. Simpan Teflon ditempat yang bersih dan kering agar masa simpan dan pakainya bertahan lama.
2. Plastik
Berbeda bahan , maka perlakuannya pun juga akan berbeda. Hal ini juga berlaku untuk peralatan dapur Anda. peralatan dapur yang terbuat dari plastik umumnya berupa wadah persiapan atau tempat menyimpan bahan dan juga menyimpan minuman dan beberapa makanan yang siap konsumsi. Umumnya masalah yangsering dihadapi pada bahan plastik adalah bau yang melekat yang berasal dari isi sebelumnya. Untuk menghilangkan aroma tak sedap tersebut, Anda dapat merendamnya dengan air panas selama ± 30 menit. Setelah direndam, cuci dengan air dan sabun pencuci piring yang beraroma wangi untuk meberikan kesegaran. Setelah dicuci hingga bersih, kemudian keringkan dan alat tersebut sudah dapat digunakan seperti semula. Salah satu cara untuk membersihkan atau mencuci peralatan dari plastik adalah dengan menggunakan air hangat yang dilakukan dengan dua kali pencucian.
3. Kayu
Peralatan kayu untuk peralatan dapur biasanya dalam bentuk sendok kayu atau sutil penggorengan. Sebenarnya peralatan dengan bahan kayu lebih rentan terhadap jamur karena kondisinya mudah lembap jika tidak dikeringkan dengan baik. Jika selesai menggunakan peralatan kayu, maka segerakanlah untuk membersihkannya dari kotoran yang menempel. Gunakan juga sabun anti bakteri agar lebih bersih. Bila masih terdapat aroma sisa makanan yang tidak sedap, maka cucilah dengan air hangat atau jika memungkinkan gunakanlah air panas. Kemudian keringkan dan letakkan ditempat terbuka agar tidak lembab.
4. Kaca
Bagi Anda yang juga sering menggunakan peralatan berbahan kaca, maka berikut merupakan tips yang cukup bermanfaat. Yang paling penting bagi peralatan kaca adalah cara menyimpannya. Jika peralatan kaca sudah selesai digunakan, maka cuci dengan bersih kemudian keringkan. Setelah itu, bungkus peralatan dengan koran. Cara lain adalah beri bantalan pada setiap lapisan agar tidak terbentur satu sama lain yang membuat pecah ataupun retak. Selain itu, dengan membungkusnya menggunakan koran atau lainnya membuat peralatan tersebut tetap berkilau seperti saat pertama dibeli. Jika ingin aroma makanan tidak menempel pada peralatan kaca Anda, maka cuci dengan air hangat dan sabun. Lakukan hal tersebut sebanyak dua kali, setelah itu barulah dibersihkan dan dikeringkan. *PB

You have no rights to post comments

primi sui motori con e-max.it

Biznews

JAKARTA - Ingin menikmati shabu-shabu dengan sensasi citarasa yang berbeda?, coba sambangi Shaburi. Restoran yang menyajikan menu Japanese shabu-shabu dengan pilihan yang beragam. Mengusung konsep "One Pot Style All You Can Eat Shabu-Shabu" yang menjadi ciri khas Shaburi dengan restoran shabu-shabu lainnya. One Pot style ini adalah dimana pelanggan bisa mendapatkan satu pot berisi sup pilihan untuk merebus semua makananan yang dihidangkan. Saat ini ada 5 pilihan sup Shaburi yang bisa dipilih pelanggan seperti Origina Konbu, Sukiyaki, Chicken Collagen, Japanese Herbal Hinabe, dan Paitan Hot Miso. Dan yang terbaru Shaburi meluncurkan Truffle Soup sebagai pilihan soup terbaru sejak 23 April 2018.

Truffle soup pada peradaban kuno biasa digunakan sebagai obat, karena dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Truffle sendiri berasal dari jamur truffle yang memiliki citarasa dan aroma yang khas. Pada zaman renaissance truffle menjadi sajian yang populer di kalangan bangsawan dan berharga tinggi dalam budaya kuliner Eropa.

Dengan pilihan menu soup baru ini, sajian shabu-shabu khas Jepang berpadu dengan citarasa dan aroma truffle khas Eropa yang unik. Ditambah dengan pilihan isian shabu-shabu yang beragam mulai dari pilihan daging dari Australia berkualitas. Selain daging tersedia juga pilihan seafood serta sayuran yang segar. Puas menikmati shabu-shabu tak lengkap rasanya tanpa hidangan penutup, Anda bisa menikmati pilihan buah segar potong maupun ice cream. PB/NA

Chef Delight

    Gelombang tren dalam kreasi pastry tak ubahnya seperti tren fashion. Namun I Nyoman Sudiana tetap memilih jalur ‘aman’ demi mendongkrak citra Hotel Akmani sebagai hotel baru di Jakarta. Walaupun bermain aman, Nyoman tetap berusaha menampilkan classic pastry dengan sentuhan menarik.

Selengkapnya...

Pack & Display

Dalam pandangan Diana Sutandya, pemilik L’atelier du Chocolate yang berlokasi di Jakarta, packaging (pengemasan) merupakan salah satu hal penting dalam bisnisnya. “Banyak pelanggan tertarik pada produk-produk cokelat kami, bukan semata karena kualitas citarasanya, namun juga packaging-nya yang unik dan menarik.”

Selengkapnya...

Baker Spirit

    Chef yang satu ini terbilang unik sekaligus tangguh. Meski tuna netra, tak membuat semangatnya hilang. Justru dari keterbatasannya ia banyak memberi inspirasi bagi para chef lainnya.

Selengkapnya...

   

About Us

Selamat menikmati sebuah Majalah yang kami rancang untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, komunitas peminat dan pelaku usaha pastry & bakery di Indonesia. e-mail : redaksi@pastrynbakery.net
Facebook : http://www.facebook.com/lezatn.pastrybakery
Twitter : @tabloidlezat

Newsletter

Lokasi Kami