• Ulasan Tren

    Pastry

  • Artikel & Tips

    Bakery

  • Artikel & Tips

    Pastry

VISIT OUTLET

Berita seputar Outlet

EQUIPTECH

Informasi Bahan Makanan

TIPS & TRIK

Tips & Trik Yang Perlu Anda Tahu

CREATIVE RECIPIES

Resep-Resep Kreatif

ART & DECO

Seputar Art & Deco

Cikang Hadirkan Legenda Cita Rasa Tak Terungkap dari Ranah Minang

Pemecahan Rekor Dunia “The Largest Thematic Cookies”

MODENA Buka Flagship Store Berkonsep Experience Center

Baking Demo Gold Bullion Bersama STP Trisakti

Manajemen Produksi Usaha Katering & Warung Tanpa Tergantung Tukang Masak

2013 Machinery, Materials, Marketing of Bakery and Confectionery Show

Biz Newz

Kampoeng Tempo Doeloe Kembali Meriahkan Gelaran JF3 Ke-15

Creative Recepies

Roll Chocolate Cake

Baking Tips

Sukses Membuat Brownies Yang Benar

Visit Produk

Art In A Cup, Angkat Citarasa Biji Kopi Sumatera

Baking Tips

Peralatan dapur yang kita gunakan terdiri dari berbagai macam bahan. Tentunya hal tersebut mempengaruhi cara kita memperlakukannya, mulai dari menggunakan, membersihkan hingga menyimpan. Ketiga hal tersebut sebenarnya mencakup ke dalam kategori pemeliharaan alat. Karena terdiri dari bahan yang berbeda, maka perlakuannya pun juga akan berbeda. Berikut beberapa cara memelihara alat masak yang baik.

         

        Bagi Anda seorang pemula pasti akan mengalami kebingungan didapur saat  membuat cake dalam tahap awal. Jika diamati  membuat cake bisa dibilang hal yang rumit, tapi apabila Anda mengikuti step by stepnya dengan benar maka akan menjadi pekerjaan yang mudah dalam membuatnya. Langkah awal yang perlu dipersiapkan adalah persiapan alat serta menimbang bahan cake yang diperlukan terlebih dahulu serta beberapa hal yang akan kami ulas dalam edisi kali ini.

          Dasar awal sebelum membuat cake adalah pemahaman dalam penggunaan alat terlebih dahulu serta pengenalan bahan-bahan dalam membuat cake. Karena berbeda jenis adonan yang Anda buat, maka berbeda pula teknik membuatnya serta suhu alat pemanggangan yang akan digunakan. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui/perhatikan  pada saat membuat adonan hingga proses pemanggangan adonan cake. Hal tersebut akan mempengaruhi hasil akhir yang sempurna pada cake yang dibuat.

Beberapa teknik dasar dalam membuat cake untuk meminimalkan resiko kegagalan  :
1. Menimbang Bahan Dengan Tepat.
Ukuran bahan yang tidak sesuai pada resep, merupakan salah satu faktor penyebab kegagalan dalam membuat cake/kue. Gunakan alat pengukur yang sesuai, seperti timbangan dan gelas ukuran.  Ukur  dan timbang tiap bahan dengan tepat sesuai dengan resep. Jangan menambah atau mengurangi jumlah bahan, kecuali bagi Anda yang sudah mahir dalam  membuat cake dapat dipadu-padankan dengan teknik membuat cake.
2. Siapkan Piranti Dengan Cermat.
Piranti yang dimaksud antara lain kertas roti, spatula, rak kawat, loyang, alat ukur, alat pengaduk adonan dan lain-lain. Gunakan kertas roti untuk alas pada loyang Anda, ini akan sangat membantu untuk mencegah bagian bawah cake menjadi gosong. Tidak hanya hal itu saka akan tetapi juga mempermudah Anda untuk membersihkan loyang yang sudah dipakai.
3. Menyiapkan Bahan Pendamping.
Dalam keadaan tertentu, maka ada beberapa bahan yang dapat diganti dengan menggunakan bahan lain. Minyak zaitun misalnya bisa digunakan sebagai pengganti mentega untuk beberapa jenis cake seperti : crepes, muffin dan cupcake. Karena komposisi minyak zaitun dan mentega ada banyak kemiripan. Serta penggunaan cokelat chips bisa diganti dengan cokelat batang yang sebelumnya Anda cincang terlebih dahulu, dan penggunaan butter cream dalam menghias cake dapat juga diganti dengan menggunakan whipping cream kocok.
4. Mengocok Adonan Cake.
Saat pertama kali mengocok telur, gunakan kecepatan rendah agar telur menyatu dengan bahan yang lain. Seperti yang biasanya digunakan adalah gula pasir dan cake emulsifier. Setelah proses tersebut naikkan kecepatan mixer Anda untuk mengembangkan adonan, sehingga dengan kecepatan mixer yang tinggi maka dapat mengokohkan adonan cake yang akan dicampur dengan bahan yang lainnya.

5. Mengaduk Adonan Cake.
Pada saat memasukkan bahan kering ( tepung) kedalam kocokan telur maka usahakan sedikit demi sedikit sambil diaduk adonan cake tersebut hingga rata. Dalam mengaduk adonan  cake usahakan perlahan-lahan dengan menggunakan spatula yang dimulai dari permukaan paling atas adonan hingga menyentuh dasar kom adonan. Proses tersebut dilakukan agar tidak ada cairan atau tepung yang mengelilingi kom adonan ( atas-bawah dan menyamping ). Dan usahakan jangan terlalu keras pada mengaduk adonan karena akan menyebabkan adonan cake menjadi kempis atau turun.
6. Menuang Bahan Cair.
Jika didalam resep tersebut ditemukan menggunakan cairan, seperti lemak cair, susu cair dan santan. Maka tuang bahan tersebut kedalam adonan dengan perlahan dan sedikit demi sedikit hingga adonan rata. Mengaduk adonan cake bisa menggunakan spatula.
7. Memanggang Adonan Cake
Sebelum adonan cake atau kue dipanggang, usahakan terlebih dahulu oven dipanaskan selama 5-10 menit agar proses pengembangan cake atau kue dapat sempurna. Suhu yang digunakan harus disesuaikan dengan jenis cake yang akan dibuat. Oleh karena itu selalu perhatikan petunjuk dari step by step resep yang sudah dicantumkan. Pada saat adonan dimasukkan kedalam oven, suhu tidak boleh terlalu tinggi karena bagian pinggir cake akan cepat gosong, sementara bagian dalam cake tersebut mentah atau tidak matang. Namun jangan juga terlalu rendah karena akan menyebabkan cake Anda bantat serta usahakan jangan membuka pintu ove sebelum adonan mengembang sempurna karena adonan cake akan turun ( kempis ).
8. Menghias Cake Yang Sudah Matang
Sebelum menghias cake, pastikan terlebih dahulu cake atau kue dalam kondisi dingin, sehingga butter cream, ganache atau plastic icing yang akan menutupi cake tidak dapat cepat meleleh/rusak. Jika bagian tengah cake diisi/dilapisi dengan selai (krim) maka belah cake tersebut terlebih dahulu dengan ukuran yang sama. Untuk memotong cake, usahakan menggunakan pisau yang bergerigi atau gergaji cake. Beri tanda disekeliling cake terlebih dahulu dengan menggunakan lidi atau goresan pisau, lalu belah bagian tersebut hingga perlahan agar hasilnya lurus. Bersihkan remahan cake agar permukaan cake yang dihasilkan dapat terpoles dengan rapi. Hias cake sesuai dengan selera Anda.
9. Rajin Mencoba Resep Cake
Semakin sering Anda mencoba atau mempraktekkan beragam resep, maka Anda akan semakin mahir memadu-padankan bahan dan teknik membuat cake. Kesalahan dan masalah yang Anda hadapi saat membuat cake, akan membuat Anda menemukan strategi dan trik untuk menghindari dari kesalahan serupa.

Selain beberapa tips dan trik diatas, bagi Anda seorang pemula pasti akan merasa takut/bingung dalam hal proses pemanggangan cake dalam oven. Perlu Anda ketahui, bahwa dalam memanggang sebuah adonan cake ada beberapa teknik khusus yang perlu diperhatikan, seperti meletakkan loyang jangan terlalu dekat dengan sumber api atau  bagian bawahnya. Karena api pada oven pada saat pemanggangan akan menyebabkan permukaan cake bagian atas masih tetap basah walaupun bagian bawahnya sudah terlihat hangus. Meletakkan cetakan/loyang dalam oven usahakan jangan terlalu tinggi sehingga bagian atas loyang dengan dinding atas oven terlalu dekat atau jika suhu ovem terlalu panas, maka hasil cake juga tidak akan sempurna karena bagian atas cake sudah terlihat hangus dan sementara bagian bawah cake masih terlihat belum matang. Apabila Anda takut kelupaan pada saat memanggang adonan cake, tidak perlu khawatir Anda dapat menggunakan oven dengan suhu dan timer yang dapat kita tentukan sesuai petunjuk dari resep yang sudah ada.

Semoga dengan beberapa tips praktis membuat cake tersebut dapat bermanfaat bagi Anda, sehingga tidak perlu ragu dalam mencoba beberapa resep cake yang sudah Ada. Hal yang sulit akan menjadi mudah jika kita sudah paham dengan bahan serta alat yang akan digunakan.

   Jika berbicara dengan bahan yang satu ini siapa yang tidak mengenalnya, Nah ternyata banyak beberapa manfaat kandungan pada telur yang belum pernah ketahui. Jika diulas telur merupakan bahan yang penting dalam membuat cake, akan tetapi ada beberapa resep juga yang tidak perlu menggunakan telur dalam pembuatannya. Tunggu apalagi, simak ulasan berikut ini.

 

Cupcakes.. hmm sudah tak asing lagi mendengarnya. Mulai anak - anak hingga dewasa pun menyukainya dan cocok untuk segala macam suasana. Kudapan satu ini termasuk mudah membuatnya dan bisa kita beri hiasan pada toping maupun mengisinya dengan berbagai rasa cream sesuai selera.

 

 

       Bagi Anda seorang pemula, hal yang paling menakutkan adalah membuat cake dengan cara dipanggang. Kenapa demikian, karena sebagian orang mengatakan membuat cake kukus lebih mudah dibanding cake yang diproses dalam oven ( cake panggang ).

primi sui motori con e-max.it

Biznews

JAKARTA - Ingin menikmati shabu-shabu dengan sensasi citarasa yang berbeda?, coba sambangi Shaburi. Restoran yang menyajikan menu Japanese shabu-shabu dengan pilihan yang beragam. Mengusung konsep "One Pot Style All You Can Eat Shabu-Shabu" yang menjadi ciri khas Shaburi dengan restoran shabu-shabu lainnya. One Pot style ini adalah dimana pelanggan bisa mendapatkan satu pot berisi sup pilihan untuk merebus semua makananan yang dihidangkan. Saat ini ada 5 pilihan sup Shaburi yang bisa dipilih pelanggan seperti Origina Konbu, Sukiyaki, Chicken Collagen, Japanese Herbal Hinabe, dan Paitan Hot Miso. Dan yang terbaru Shaburi meluncurkan Truffle Soup sebagai pilihan soup terbaru sejak 23 April 2018.

Truffle soup pada peradaban kuno biasa digunakan sebagai obat, karena dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Truffle sendiri berasal dari jamur truffle yang memiliki citarasa dan aroma yang khas. Pada zaman renaissance truffle menjadi sajian yang populer di kalangan bangsawan dan berharga tinggi dalam budaya kuliner Eropa.

Dengan pilihan menu soup baru ini, sajian shabu-shabu khas Jepang berpadu dengan citarasa dan aroma truffle khas Eropa yang unik. Ditambah dengan pilihan isian shabu-shabu yang beragam mulai dari pilihan daging dari Australia berkualitas. Selain daging tersedia juga pilihan seafood serta sayuran yang segar. Puas menikmati shabu-shabu tak lengkap rasanya tanpa hidangan penutup, Anda bisa menikmati pilihan buah segar potong maupun ice cream. PB/NA

Chef Delight

    Gelombang tren dalam kreasi pastry tak ubahnya seperti tren fashion. Namun I Nyoman Sudiana tetap memilih jalur ‘aman’ demi mendongkrak citra Hotel Akmani sebagai hotel baru di Jakarta. Walaupun bermain aman, Nyoman tetap berusaha menampilkan classic pastry dengan sentuhan menarik.

Selengkapnya...

Pack & Display

Dalam pandangan Diana Sutandya, pemilik L’atelier du Chocolate yang berlokasi di Jakarta, packaging (pengemasan) merupakan salah satu hal penting dalam bisnisnya. “Banyak pelanggan tertarik pada produk-produk cokelat kami, bukan semata karena kualitas citarasanya, namun juga packaging-nya yang unik dan menarik.”

Selengkapnya...

Baker Spirit

    Chef yang satu ini terbilang unik sekaligus tangguh. Meski tuna netra, tak membuat semangatnya hilang. Justru dari keterbatasannya ia banyak memberi inspirasi bagi para chef lainnya.

Selengkapnya...

   

About Us

Selamat menikmati sebuah Majalah yang kami rancang untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, komunitas peminat dan pelaku usaha pastry & bakery di Indonesia. e-mail : redaksi@pastrynbakery.net
Facebook : http://www.facebook.com/lezatn.pastrybakery
Twitter : @tabloidlezat

Newsletter

Lokasi Kami