Cherly’s Pudding Salurkan Hobi dan Seni Melalui Pudding


Upaya sejumlah pebisnis kuliner dalam memperluas pasar dilakukan melalui banyak cara. Salah satunya adalah membuat inovasi produk dengan mempercantik tampilan pudding dengan cara diukir atau dilukis. Inilah salah satu pudding unik yang ditawarkan oleh Cherly’s Pudding yang berlokasi di Bandung.


     Kreativitas dan inovasi ternyata menghantarkan kesuksesan bagi Cherly Ousman dengan pudding ukir dan lukis. Wanita berusia 26 tahun ini berhasil memikat hati para pecinta pudding dengan memberikan tampilan pudding yang berbeda. Ia membuat sentuhan lain pada pudding dengan cara diukir ataupun dilukis sehingga menjadi kreasi yang unik dan memikat. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, bahwa usaha yang dirintisnya sejak setahun lalu membuahkan hasil yang membanggakan. Ya, Cherly bisa dikatakan merupakan pemain baru dalam bisnis pudding. Namun berkat ketekunan dan ketelitiannya membuatkan pesanan para pelanggannya, orderannya pun semakin meningkat.


Sebenarnya membuat pudding bukan hal yang baru bagi Cherly, karena sebelumnya sang mama sudah terjun lebih dulu dalam bisnis pudding. “Pudding buatan mama begitu classic dan sederhana. Makanya saya berpikir untuk membuat pudding dengan tampilan yang berbeda yaitu dengan cara di ukir atau dilukis. Saya ingin menawarkan pudding yang tidak hanya enak tetapi juga menarik untuk dilihat,” ungkap Cherly. Agar kreasinya tidak monoton, tentu saja inspirasi dan imajinasi sangat penting untuk membuat pudding ukir atau pudding lukis.

     Bagi Cherly, insiprasi bisa datang dari mana saja, termasuk dari para pelanggannya, “Terkadang banyak pelanggan yang ingin dibuatkan dekorasi tidak biasa seperti wajah orang atau barang-barang favorit mereka. Ini memberikan tantangan tersendiri buat saya, apalagi jika bisa menyelesaikannya. Rasanya, puas sekali,” pungkasnya.

Alat Sederhana
Dalam membuat pudding ukir dan lukis, bagi Cherly merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah. Untuk membuat pudding ukir, Cherly tidak mempergunakan alat khusus, ia mengaku hanya menggunakan pisau dapur untuk mengukir pudding menjadi beragam bentuk yang unik. Agar lebih menarik, Cherly mengukir pudding dalam bentuk 2 dimensi sehingga hasilnya terlihat lebih nyata. Berbeda dengan pudding lukis, menurut Cherly dalam membuat pudding lukis ia harus menguasai karakter warna, karena tidak semua warna bisa beremulsi dengan pudding seperti warna merah. Peralatan yang digunakan juga berupa alat lukis sederhana yakni kuas dan palet.

     Pudding yang dijadikan kanvas lukisnya menghasilkan berbagai bentuk-bentuk menawan. Selain kartun karakter, Cherly juga melukis berupa barang-barang favorit dari pemesan. “Karakter pemesan produk Cherly’s Pudding adalah perempuan usia mapan. Biasanya mereka memesan untuk ulang tahun anak, suami, teman-temannya, atau sebagai salah satu barang hantaran pernikahan,” jelas Cherly. Tak heran jika dekorasi puddingnya berupa barang-barang favorit seperti bentuk mobil, motor, gadget, bahkan pernak-pernik wanita.

     Demi menjaga kualitas produknya, Cherly selalu menggunakan bahan-bahan yang aman dikonsumsi, seperti memakai pewarna makanan untuk memberikan efek warna pada puddingnya. Jika dilihat dari teksturnya, Cherly’s Pudding terasa lebih padat, “Karena pudding yang saya buat adalah pudding ukir, jadi untuk tekstur tidak sama dengan pudding biasa. Karena kalau terlalu lembut pudding akan mudah goyang dan sulit untuk diukir,” ungkap wanita yang hobi menggambar ini. Harga pudding ukir dan pudding lukis ini ditawarkan mulai dari Rp. 250.000, tergantung tingkat kerumitan bentuk dan desain yang diinginkan konsumen.