fbpx

Double N Cake & Pattiserie Ciptakan Desain Baru


Bagi pemain baru dalam bisnis wedding cake, untuk memperoleh perhatian dari calon pembali harus bisa menampilkan keistimewaan yang berbeda. Double N mencoba menarik calon pelanggan dengan desain-desain baru.

     Double N Cake & Pattiserie berdiri pada tahun 2008 berawal dari mimpi seorang Mary Winata yang sejak kecil sudah tertarik melihat sang Ibu membuat cake. Demi mengejar keseriusan mimpinya tersebut, sampai saat ini Mary tekun mencari ilmu dari salah satu chef pastry and baking cake yang ternama di Indonesia dan Singapur. Kini buah manis dituai olehnya karena sudah banyak customer yang mempercayakan desain wedding cake kepadanya.


     Mary mulai dikenal dengan desain cake yang apik sejak ia membuat birthday cake untuk anak-anaknya, kemudian permintaan datang juga dari keluarga lainnya dan customer pun mulai bermunculan. Hingga kini Mary menekuni bisnis jasa pembuatan beragam cake. Salah satunya adalah Mary mendesain wedding cake yang terbilang elegan, modern dan detail dengan penggunaan dominasi warna putih gading di hampir keseluruhan wedding cakenya.

Cake Kuno Tanpa Pengawet

Sebagian besar model wedding cake buatan Mary berkiblat ke negara Jepang, yang menekankan terhadap detail pada ornamen cake. Sedangkan untuk jenis cake yang dibuatnya adalah Spiku Surabaya /Lapis Surabaya, dan Lapis Malang. Untuk setiap cake dari Double N Cake & Pattiserie sama sekali tidak menggunakan bahan pengawet, bahan pelembut serta bahan obat-obatan lainnya karena masih setia dengan ingredients bahan-bahan cake kuno yang natural dan lebih tahan lama hasilnya.

     Untuk menghasilkan cake kuno tanpa pengawet, pada intinya sama sekali tidak menggunakan bahan pelembut namun dengan menambahkan jumlah kuning telurnya. Pemilihan bahan-bahan seperti telur yang fresh, margarin maupun butter yang berkualitas tinggi juga sangat diperhatikan. Sehingga tak heran jika cake buatan Double N Cake & Pattiserie dapat tahan 5 hingga 6 hari di suhu ruang biasa dan 1 bulan jika disimpan dengan rapat dalam lemari pendingin. Cake kuno buatan Mary memiliki tekstur lebih lembut dibandingkan cake pada umumnya. Untuk dekorasi Mary menyarankan menggunakan bahan fondant sedangkan untuk cream olesan pada dummy wedding cakenya menggunakan bahan butter cream atau bahan icing karena itu semua tergantung dari permintaan sang calon pengantin. Sebagian besar customer Mary lebih memilih wedding cake dummy dibandingkan real cake. Biasanya real cake akan disediakan terpisah di dalam box.

Desain Simpel Kaya Detail

Mary mengatakan untuk idealnya waktu pemilihan wedding cake adalah tiga sampai empat bulan sebelumnya terutama jika wedding cake tersebut merupakan pesanan customize. “Pembuatan wedding cake yang customized memang membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk mencocokkan warna, memilih bentuk bunga-bunga dan detail-detail lainnya,” ujar Mary. Untuk bisa bersaing dalam bisnis wedding cake, Mary optimis bisa lebih berkembang lagi, “Saya harus bisa menawarkan desain yang lebih baru dan tentu saja menarik. Nanti desain wedding cake sepertinya akan terasa lebih unik namun simpel dan cantik dengan detail-detail menarik. Tahun depan adalah tahun naga, jadi desain simpel dengan ornamen yang bertema Chinese Dragon akan cukup populer.”