fbpx

Mama Ice Cream, Cake & BakerMama Bakery Home Made Premium Ice Cream

     Dengan mengutamakan kualitas, Mama Ice Cream menggunakan bahan-bahan natural untuk menghasilkan home made ice cream dengan kualitas premium. Di sini beragam varian es krim bisa Anda temukan mulai dari rasa klasik seperti cokelat, vanilla, strawberry atau varian es krim dengan liquor seperti kahlua atau rum.

Siapa tak suka es krim, dessert satu ini punya banyak penggemar dari berbagai kalangan dan usia, bisa dinikmati kapan saja, bahkan di Eropa konsumsi es krim tak mengenal musim. Anda mungkin sudah tak asing dengan geraigerai yang menyajikan es krim di pusat-pusat perbelanjaan di ibu kota. Ingin memperoleh sensasi baru rasa es krim? Coba mampir ke gerai es krim Mama Ice Cream yang terletak di Mediterania Garden Shophouse Bougenville Tower, Lobby Area di Jalan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Cukup dengan gerai sederhana, Mama Ice Cream menyajikan home made premium ice cream yang terbuat dari bahan-bahan segar dan alami.

    Sang pemilik, Natalia Tanyadji, memang sangat peduli dengan kualitas produknya. Ia percaya semua makanan yang dibuat dari bahan dasar yang segar dan alami akan memiliki rasa yang berbeda dan memiliki karakter sendiri. Sejak kecil, Natalia memang terbiasa dengan semua makanan rumah masakan Sang Ibu. Berbekal resep dasar es krim buatan Ibunda dan kini telah berkembang menjadi 27 macam rasa, Natalia menawarkan sensasi rasa es krim rumahan dengan bahanbahan dan rasa premium. Sensasi kehangatan rumah juga tercermin dari dinding gerai Mama Ice Cream, Cake&Bakery yang dicat merah membuat kesan hangat, ditambah wall paper bergaris merah, cokelat dan kuning. Dengan resep inilah, ibu dari Natalia 11 tahun lalu membuka bakery dengan jajanan tradisional serta es krim yang terkenal di Makassar.

 

Pecinta Es Krim
   Sejak kecil Natalia memang pecinta penganan yang manis-manis, berbeda dengan Sang Bunda yang lebih mengembangkan bakery yang menyajikan jajan tradisional khas Makassar. Begitu pindah ke Jakarta dan membuka Mama Ice Cream, Cake&Bakery tahun 2004 lalu, ibu satu orang putri ini memilih es krim sebagai menu utama di gerainya. “Sejak kecil saya sudah terbiasa membuat home made es krim dengan alat tradisional, passion saya memang di es krim,” jelas Natalia. Saking cintanya dengan es krim salah satu hobinya adalah bereksperimen untuk menghasilkan varian baru. Idenya bisa dari membaca buku atau ketika berkumpul dengan komunitas Jalan Sutra yang aktif diikutinya. Varian es krim yang disajikan tergolong menjadi dua kategori yaitu klasik dan premium. Untuk varian es krim classic seperti vanilla, chocolate, strawberry, blueberry, cookies and cream, green tea dan masih banyak lagi. Sementara untuk kategori premium adalah es krim yang mengandung alkohol seperti Kahlua, yang juga menjadi best selling di sini atau aneka pilihan sorbet yang segar. Untuk menikmati es krim satu ini Anda harus cepatcepat menghabiskannya sebelum meleleh. Menurut Natalia gula dan alcohol adalah salah satu bahan anti freeze untuk es krim itulah mengapa es krim yang satu ini cepat meleleh.

 

Bahan Premium dan Segar
    Soal kualitas Natalia memang tak mau kompromi selain menggunakan bahan premium dia juga menggunakan bahan alami seperti vanilla pod untuk rasa vanilla, sehingga rasa yang dihasilkan benar-benar berbeda, jadi jangan salah kalau Anda mencoba es krim dengan rasa vanilla kalau diperhatikan ada titik-titik hitam lembut. Ini sebagai tanda rasa vanilla yang dihasilkan memang menggunakan biji vanilla asli. Natalia mengaku tak ada resep rahasia secara khusus, yang pasti ia selalu menggunakan bahan baku premium dan segar sebagai kuncinya menghasilkan es krim berkualitas. Pada mulanya Natalia menggunakan telur sebagai salah satu bahan dalam es krim. Namun jika menggunakan telur tidak bisa didihkan hingga 100ºC, dan hasilnya juga kurang halus, belum lagi ketakutan pelanggan yang alergi dengan telur. Untuk meminimalisir hal ini, Natalia tak lagi menggunakan telur, “Tak ada perbedaan untuk hasil jadi yang menggunakan telur atau tidak, karena fungsi telur di sini hanya sebagai pengikat,” urainya. Selain es krim Kahlua yang menggunakan liquor dengan sentuhan rasa kopi dan serutan dark chocolate, es krim dengan Mocca, Peanut Butter, Tin Roof yang merupakan paduan kacang dan cokelat menjadi produk paling laris. Untuk harga single scoop es krim kategori Classic Rp 17.000, sedangkan untuk Premium Rp.19.000. Untuk kemasan pint seberat 300 gr dihargai Rp.47.000 untuk Classic, dan Rp.55.000 untuk Premium. Anda juga bisa mencoba cone renyah yang juga dibuat home made dari Mama Ice Cream hanya dengan menambahkan Rp.2000.

 

Terkenal Lewat Komunitas
   Diakui Natalia, Mama Ice Cream dikenal melalui komunitas Jalan Sutra yang aktif diikutinya selama ini. Biasanya es krim buatannya dipesan untuk acara ulang tahun maupun pernikahan. Dalam satu bulan untuk produk dasar, Natalia mengaku bisa mencapai rata0rata produksi sebanyak 50 kg. Selain itu, Natalia juga memanfaatkan situs jejaring sosial seperti facebook, twitter serta komunitaskomunitas sebagai ajang promosinya. Menurut wanita kelahiran Makassar ini, memiliki produk yang spesifi k dan lain dari pada yang lain memerlukan waktu untuk dikenal. Nantinya setelah memiliki beberapa pelanggan, maka rekomendasi menjadi salah satu alat efektif untuk berpromosi. Natalia optimis pasar bisnis es krim di Indonesia masih tetap tebuka apalagi kalau bukan iklim tropisnya, meski tak ada tradisi makan es krim seperti di Eropa sebagai dessert.

     Saat ini selain menjalankan bisnis dengan brand Mama Ice Cream, wanita lulusan jurusan Akuntansi Universitas Katholik Parahyangan ini juga menciptakan premium cookies cupcake dengan kemasan eksklusif, menggunakan brand Red Sofa bekerjasama dengan seorang temannya. Untuk produk ini mereka menyuplai ke berbagai geraigerai kopi tiam dan café secara ekslusif. Menu Pelengkap Sesuai dengan namanya, Mama Ice Cream, Cake&Bakery selain menyajikan es krim, mereka juga menghadirkan aneka cake dari seperti Arabican Cake, Black Forest, Strawberry Short Cake, serta Edelweiss Cake yang merupakan vanilla cake yang dibasahi dengan orange liquor, dilapis dengan selai jeruk dan taburi dengan cokelat putih serut. Masih ada range penganan tradisional seperti Lapis Surabaya, Banana Cake, Marbled Cake dan beberapa penganan tradisional khas Makassar seperti Pisang Ijo dan Barongko juga bisa Anda temukan di sini. Chocolate Melt yang disajikan dengan vanilla ice cream akan membuat Anda betah berlama-lama di sini menghabiskan sore. Ditemani dengan Home Made Burger disajikan dengan bun yang dibuat fresh dan beef patty home made nan juicy. Atau Anda penggemar pasta, jangan lupa cicipi Lasagna yang creamy dan kaya keju bisa menjadi menu pilihan makan siang maupun sekadar makanan selingan di sore hari