fbpx

De Chocola - Resep Cokelat Keluarga

     Toko cokelat dapat mudah kita temukan di berbagai tempat. Mulai dari yang relatif murah sampai dengan kualitas impor, semua hadir dengan beragam harga.

Hampir semuanya memiliki jenis produk yang sama. Namun lain halnya dengan de Chocola yang lebih memfokuskan diri untuk membuat cokelat potongan dengan tema “Homestyle Chocolates”. Gerai de Chocola di Central Park, Jakarta Barat mampu menarik perhatian, karena memiliki desain gerai yang cukup mencolok. Dengan desain sedikit girly, mempergunakan kombinasi warna pink dan cokelat, membuat sensasi berbeda saat memasuki gerai yang khusus menyediakan cokelat potongan ini.
       Gerai de Chocola memang hanya memiliki konsep take away, dimana customer membeli produk untuk dibawa pulang. de Chocola sendiri berada di beberapa pusat perbelanjaan kelas atas seperti Grand Indonesia, Senayan City, Plaza Indonesia dan Mall Kelapa Gading. Yoko Sulistio pemilik gerai yang juga merangkap sebagai chocolatier dari de Chocola mengatakan bahwa dunia cokelat bukanlah hal baru untuknya. Sekitar tahun 1940-an, ayah dan kakeknya telah terlebih dahulu memulai usaha cokelat rumahan dengan jangkauan pemasaran di seputar Jawa Tengah seperti Magelang, Semarang dan Yogyakarta. Namun, home industry ini tidak bertahan lama, persaingan bisnis cokelat yang semakin besar membuat mereka memutuskan untuk menutup usaha tersebut. Kecintaan Yoko terhadap cokelat ternyata tidak menyurutkan langkahnya untuk kembali mengembangkan produk cokelat rumahan sebagai usaha untuk melanjutkan bisnis keluarganya yang terhenti cukup lama. Tahun 2009, de Chocola pun hadir ditengah para penikmat cokelat dan mampu menarik perhatian dengan memberikan kualitas cokelat terbaik ala home industry, “Meskipun kami terbilang home industry, tetapi kami tetap mengedepankan kualitas prosdk. Salah satunya adalah menggunakan cokelat couverture untuk semua produk de Chocola,” ungkap Yoko.
 
Resep Warisan Keluarga
    Semua produk de Chocola sesuai dengan standar resep yang dimiliki oleh Yoko, “Semua resep de Chocola saya dapatkan dari ibu saya, karena dulu ibu sering membantu ayah dan kakek dalam menjalankan usaha cokelatnya. Jadi benar-benar resep original keluarga,” jelas ibu dari empat orang anak ini. Untuk produknya sendiri, de Chocola menyediakan cokelat potongan dengan berbagai macam variasi rasa. Ada beberapa rasa yang sangat diminati oleh para pelanggan de Chocola, yaitu Coffee Almond merupakan perpaduan rasa kopi dengan almond. Cheese dengan rasa keju yang mendominasi. Rocky Road perpaduan antara kacang mede dengan marshmallow, serta Blackpaper Lime yang rasanya asam segar namun sedikit spicy. Selain itu, ada rasa lain yang patut dicoba seperti Cherry Crunch, Cappucino, Macadamia, Fried Almond, Marble Mint, Green Tea, Ginger, Spicy Chicken dan Orange. Cokelat potongan ala de Chocola tidak seperti cokelat lainnya yang memiliki potongan dengan ukuran sama, disini kita akan menemukan potongan cokelat yang mencirikan cokelat buatan rumah dengan bentuk potongan tidak seragam, “Kita memang ingin memperkuat image produk cokelat khas rumahan, makanya bentuk cokelatnya sendiri tidak seragam karena benar-benar tidak menggunakan cetakan cokelat,” lanjut wanita yang ramah senyum ini.  
       Tak hanya cokelat potongan, de Chocola juga menyediakan chocolate gift dengan aneka bentuk yang unik dan lucu, chocolate coins, cokelat bar, cokelat stick dan cookies yang memiliki beragam rasa mulai dari Cheese Crunch, Almond Crunch, Coffee Crunch dan Oats Crunch. Ada yang unik dari semua produk de Chocola, jika diperhatikan semua produknya tidak menggunakan banyak variasi warna. Yoko mempunyai alasan tersendiri mengapa ia tidak banyak bermain dengan warna untuk produknya sebagaimana tampilan cokelat pada umumnya,”Untuk produk de Chocola memang sengaja tidak menggunakan banyak variasi warna. Menurut saya cokelat berwarna kebanyakan dibuat bukan dengan cokelat yang berkualitas dan saya sangat menghindari hal tersebut,” jelas wanita yang hobi membaca ini. Karena tidak menggunakan bahan pengawet, de Chocola hanya bertahan sampai 3 bulan saja, itupun harus disimpan di tempat yang sejuk atau memiliki suhu sekitar 20º C, agar cokelat tidak berubah tekstur menjadi lembek sehingga tetap enak untuk dinikmati. Range harga yang ditawarkan cukup terjangkau, untuk cokelat potongan setiap 100 gram dihargai dengan Rp 36.000, sedangkan untuk harga cokelat dalam bentuk lain di bandrol mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 65.000.
 
Inovasi Kembangkan Produk
   Ditengah persaingan untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar, kreativitas selalu dibutuhkan untuk bisa mengembangkan produk unggulan. Inilah yang dilakukan oleh Yoko demi memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas. “Saya adalah orang yang menyukai bereksperimen dan mencoba sesuatu yang baru dan biasanya semua itu saya ekspresikan kedalam produk-produk saya. Saya ingin terus menghasilkan cokelat berkualitas dengan berbagai bentuk dan rasa baru,” tutur Yoko. Cokelat yang sensitif terhadap suhu panas tidak menyulitkan Yoko untuk melakukan delivery dengan jarak yang jauh, “Untuk pengiriman jarak jauh, biasanya kami menggunakan dry ice, sehingga cokelat tidak mudah lumer,” jelas Yoko. Untuk delivery order, de Chocola memiliki minimum order yaitu Rp 200.000 untuk sekali pengiriman.