fbpx

Pengawasan Produk Kadaluwarsa

    Ini sebenarnya adalah kukis biasa, tapi kami membuatnya sedikit unik dan ada sentuhan seni dengan mengambil inspirasi dari ikon yang mudah dikenal.koleksi Maxim’s Cake Hong Kong pada event Halloween pada akhir Oktober lalu. Tak cuma membuat aneka produk baru, bagi produk yang tidak habis, manajemen Maxim’s Cake sudah menetapkan kebijakan khusus.

Bagi jenis cake maupun pastry basah yang mengandung aneka krim maupun buah segar dengan masa kadaluwarsa maksimal satu hari, tidak boleh keluar (dijual kembali) pada pelanggan dengan cara apapun. Maklum, untuk hal yang satu ini beberapa tahun lalu masih sering terjadi kebobolan. “Dulu ada beberapa pihak tertentu yang memborong produk yang sudah masuk kategori kadaluwarsa. Kami pikir itu konsumsi sendiri, ternyata justru dijual kembali setelah melewati waktunya. Akibatnya pelanggan tersebut sakit dan kami harus berurusan dengan polisi dan rumah sakit. Setelah diteliti ternyata ada kebobolan di saat pengiriman barang,” imbuh Vanessa.
 
  Belajar dari pengalaman tersebut, pihak manajemen menetapkan kebijakan, kue yang mudah kadaluwarsa diawasi secara khususagar tidak bisa diperjualbelikan kepada pihak manapun. Begitu melewati jam 11 malam, semua produk yang tidak habis terjual langsung diambil dan disetor ke kantor pusat untuk dimusnahkan. Selain itu, Maxim’s Cake juga memiliki strategi khusus, yaitu tidak membanting harga seperti kebanyakan selain memberikan diskon seperti kebanyakan toko-toko lainnya bila menjelang malam. Kebijakan yang tergolong berani namun pihak managemen punya alasan khusus. “Kami tidak ingin terkesan murahan atau menganggap produk yang dibeli di atas jam 9 malam itu kualitas nomor 2 dibandingkan yang dijual pagi hari. Ini sekaligus ingin memastikan bahwa sepanjang hari, produk kami dalam kondisi siap. Bilasudah melewati jam 11 malam, kami tutup dan tidak melayani pembeli. Ini penting untuk memastikan kualitas. Syukurlah dengan kebijakan itu kami tetap bertahan,” terang Vanessa.
 
Display Khusus
   Untuk mendukung agar kualitas kue tetap siap dinikmati pelanggan sepanjang hari. Ada beberapa standarisasi khusus yang ditetapkan oleh manajemen. Antara lain mempergunakan dua buah lemari pendingin untuk menyimpan cake yang ready stock seperti kue ulang tahun, maupun produk dengan bahan utama krimdan coklat yang memang sangat peka terhadap perubahan cuaca. Satu buah lemari display di bagian depan untuk menata aneka pastry dengan bentuk yang lebih kecil (petit four dan finger food). Sedangkan aneka pastry lainnya ditempatkan di lemari penutup yang tembus pandang dari bahan fiber glass. Harga yang dipatok juga tidak terlalu mahal untuk ukuran warga Hong Kong, harga sepotong aneka pastry dijual seharga HK$ 7 – HK$ 15 (1 HK$ = Rp 1147). Aneka cake ulang tahun dibanderol antara HK$ 188 sampai HK$ 388. Untuk pembelian HK$ 500 ke atas, disediakan layanan antar langsung ke tempat yang diinginkan pelanggan. Nafas promosi memang tak pernah habis di tempat ini.
     
   Menutup tahun 2010 ini, Maxim’s Cake juga sudah mempersiapkan aneka promosi terbaru yang terbilang cukup unik, dan mungkin bisa menjadi inspirasi bagi pebisnis cake/pastry di tanah air dengan meluncurkan Themed Cookies for Art. “Ini sebenarnya adalah kukis biasa, tapi kami membuatnya sedikit unik dan ada sentuhan seni dengan mengambil inspirasi dari ikon yang mudah dikenal. Mulai aneka lukisan dari seniman Van Gough, Edward Degas, bentuk porcelen, sampai gambar Jackie Kennedy, ibu negara AS yang sangat terkenal itu. Kukis-kukis unik ini biasanya ini digunakan sebagai kado Natal dan perayaan Tahun Baru,” ungkapnya. Mengikuti selera pasar memang mutlak bagi pihak manajemen untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan sekaligus kunci sukses bagi Maxim’s Cake Hong Kong. Imbuh Vanessa, “Bahkan aneka kukis dengan bentuk Halloween yang sebenarnya terhitung sudah lewat tetap jadi pilihan karena tetap diminati pelanggan.”