fbpx

Soerabi Enhaii Modernisasi Dalam Rasa dan Pelayanan

Makanan tradisional dari Jawa Barat ini menjadi eksis karena tampil modern dengan berbagai topping favorit anak muda. Selain rasanya yang enak, lokasi kafe juga menjadi data tarik pengunjung. “Soerabi Enhaii memiliki perbedaan mendasar pada rasanya.
Hal tersebut dikarenakan pada topping surabi buatan kami terdapat racikan mayonnaise yang sangat disukai konsumen.”

Surabi atau serabi adalah makanan tradisional khas Bandung yang terbuat dari tepung beras, terigu, kelapa parut, dan garam. Dalam prosesnya, surabi dibakar menggunakan peralatan tradisional yaitu tungku dan cetakan khusus dari tanah liat. Awalnya surabi hanya memiliki satu rasa  topping yaitu oncom. Namun seiring perjalanan waktu, inovasi dilakukan para penjual surabi di kota Bandung, sehingga muncul berbagai macam topping.

 

Di sekitar kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung yang berada  di Jalan Setiabudhi, Bandung terdapat sederetan kafe  yang menjajakan surabi sebagai menu utama. Kafe-kafe ini selalu ramai dipadati pembeli ketika menjelang sore. Selain harga yang relatif murah, juga menawarkan tempat yang nyaman. Sangat cocok untuk bersantai sambil nongkrong dengan teman. Dari beberapa kafe yang berada di Jalan Setiabudhi, Pastry & Bakery melirik Soerabi Enhaii  di Jl. Setiabudhi No. 180, Bandung untuk di kunjungi karena kafe yang satu ini selalu ramai di datangi konsumen, bahkan terkadang sampai antri.



Soerabi Enhaii sedikit berbeda dengan yang lain. Dalam satu area, terdapat banyak penyedia jajanan dan makanan seperti mie ayam, soto,  bahkan nasi goreng. Salah satunya adalah Soerabi Enhaii yang dimiliki oleh Cecep Sumarno. Pada  awalnya pria  berusia 41 tahun ini adalah pengusaha ternak sapi. Ketidaksengajaan terjun di bisnis kuliner yang satu ini berawal ketika Cecep menanam saham pada usaha rekanan bisnisnya yang berjualan surabi. Tanpa alasan yang jelas, pada tahun 2009, rekan bisnis Cecep tersebut pun berhenti berjualan surabi lalu menyerahkan usaha tersebut kepada Cecep Sumarno yang kemudian dikelola dan bertahan hingga sekarang.

 


Beragam Topping

 

Di kafe milik ayah dua anak ini terdapat barbagai macam pilihan topping untuk surabi. Mulai dari oncom, keju, cokelat, dan berbagai rasa buah yang menciptakan sensasi rasa manis, asin, pedas, dan lain-lain. Surabi yang   menjadi primadona adalah rasa cokelat keju special. Penggunaan cokelat dan keju sebagai topping menjadi alasan konsumen lebih memilih varian surabi ini dibandingkan varian lain.  Menurut penuturan Humas Soerabi Enhaii, Fitri, mengatakan bahwa, “Soerabi Enhaii memiliki perbedaan mendasar pada rasanya. Hal tersebut dikarenakan pada topping surabi buatan kami terdapat racikan mayonnaise yang sangat disukai konsumen.”



Modernisasi dari surabi tidak sebatas rasa saja, namun kini layanan delivery service pun telah menjadi layanan resmi Soerabi Enhaii. Dengan pemesanan sebesar Rp. 30.000 konsumen dapat mengorder layanan antar. Layanan delivery service Soerabi Enhaii berlaku untuk wilayah Bandung dan sekitarnya, dengan rincian radius kurang dari 2 Km Gratis dan lebih dari 2 Km berbayar sebanyak Rp.7000.


Selain mendapat pengakuan dari konsumennya akan rasa surabi yang nikmat, Soerabi Enhaii juga mendapat apresiasi dari pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa undangan untuk mewakili pebisnis surabi kota Bandung guna mengikuti  acara “Food Etnic Jawa Barat 2009” yang di adakan di Ciwalk, Cihampelas , Bandung.

 

Pastry&Bakery/@Halasan Sihombing

Foto-foto : Halasan Sihombing