Trik Sukses Membuat Martabak Manis Sendiri

 

 

 

Siapa yang tidak suka dengan camilan manis legit dengan aneka filling yang sangat menggugah selera ini.Apalagi dewasa ini martabak manis mengalami perkembangan yang sangat bagus sekali bahkan kudapan yang satu ini bukan lagi bisa kita dapatkan dipedagang kaki lima saja, namun sekarang ini sudah mulai banyak dijadikan menu snack di cafe-cafe dengan sajian aneka topping yang sangat menarik. Pastinya bagi para bunda yang mempunyai anak yang suka dengan martabak manis ini ingin bisa menyajikan kudapan yang satu ini, namun takut gagal. Jangan khawatir bunda karena beberapa trik dibawah ini bisa bunda terapkan dirumah

Trik Sukses Membuat Martabak Manis :
- Gunakan bahan berkualitas untuk hasil yang berkualitas, terutama bahan pengembang.
- Bahan pengembang yang umum digunakan untuk membuat adalah soda kue, jika tidak ada Anda bisa menggantinya dengan menggunakan baking powder double acting. Pencampuran bahan pengembang ini ada dua versi. Jika untuk dikonsumsi sendiri, bahan pengembang dapat dicampurkan saat membuat adonan. Apabila untuk usaha, campurkan bahan pengembang jika adonan akan dipanggang
- Selain soda kue dan baking powder, tidak jarang orang menambahkan ragi instan dalam adonan. Hal ini bertujuan untuk membantu mengembangkan adonan dan memperbanyak serat.
Dalam membuat adonan Martabak Manis, telur bisa digunakan seluruhnya (putih dan kuning) atau salah satunya (putih saja atau kuning saja). Untuk penggunaan salah satu bagian telur, disarankan menggunakan kuning telur. Penggunaan kuning telur dapat menghasilkan adonan yang lebih lembut.
- Gunakan gula pasir sesuai kebutuhan, karena bila terlalu banyak bisa menyebabkan adonan cepat hangus dan liat. Apabila menggunakan gula kurang dari 30% penggunaan berat tepung, adonan yang dihasilkan akan pucat, tebal, dan susah matang.
Pastikan adonan yang telah dicetak sudah diistirahatkan minimal 1 jam, agar setelah matang kue tidak liat.
- Gunakan cetakan khusus martabak manis yang terbuat dari besi dan tebal. Untuk meratakan adonan, gunakan sendok melamin. Saat meratakan adonan, upayakan tidak menyentuh dasar cetakan agar permukaannya matang merata dan mulus.
- Gunakan kompor yang mata apinya merata sesuai lebar cetakan Martabak Manis yang digunakan. Saat menuang adonan, pastikan panasnya cetakan pas. Cetakan yang tidak panas, bisa menyebabkan adonan tidak berserat. Sebaliknya jika cetakan terlalu panas, kue akan berpori besar. Selama proses pemasakan, tidak perlu api yang besar namun yang panasnya merata, stabil dan tidak perlu tekanan.
- Pastikan seluruh bagian adonan sudah matang saat diangkat dari api, agar serat tidak menyatu dan saat dikonsumsi tidak lengket.


- Mengisi Martabak Manis atau Martabak Bolu dilakukan di atas cetakan atau setelah diangkat dari cetakan. Perlu diingat, Jika mengisi di atas cetakan, isinya jangan sampai tercecer pada cetakan terutama untuk yang berasa manis seperti gula, susu kental manis, ataupun messes. Hal ini dapat menyebabkan cetakan lengket.
- Jangan terlalu lama saat meratakan adonan diatas wajan, sebab adonan martabak cepat mengental dan mengering saat akan terkena panas
- Untuk variasi rasa, santan bisa diganti dengan susu cair dengan jumlah yang sama.*PB