TREN 2011 - Menikmati Roti & Kue Di Cafe Bakery

      Saat ini orang suka untuk menghabiskan waktu bersama teman, saudara bahkan klien di tempat-tempat nongkrong seperti café atau bakery. Kalau diperhatikan saat ini beberapa gerai bakery berkonsep café tak hanya
menjual roti maupun cake.
               Gerai bakery saat ini juga menawarkan berbagai minuman pelengkap untuk menikmati sepotong kue atau roti,” Animo masyarakat untuk menggarap bisnis makanan memang selalu mengalami peningkatan. Namun dalam berbisinis, tak dapat dipungkiri jika selera pasar sangat menentukan diterima atau tidaknya produk yang kita tawarkan kepada konsumen. Tak hanya soal rasa, namun selera dalam hal bentuk dan harga juga menjadi bahan pertimbangan bagi customer dalam memilih sebuah produk. Untuk itu Pastry&Bakery mencoba melihat prediksi pasar bisnis bakery pada tahun 2011 yang sebentar lagi kita jelang.

      Perkembangan bisnis makanan yang semakin pesat, membuat para produsen terus mencari cara bagaimana menciptakan suatu produk yang unik dan variatif sehingga dapat dikenal dan diterima oleh masyarakat. Salah satunya yaitu dengan berpandu pada tren bisnis makanan yang sedang berkembang di luar negeri. Seperti yang kita ketahui, masyarakat kita sudah sangat terbuka dengan pengaruh yang datang dari negara luar tak terkecuali dalam soal makanan. Tak mengherankan jika banyak produsen yang mencoba peruntungan dengan memperkenalkan produk-produk luar yang sebelumnya sudah sangat populer di negara asalnya.

      Banyak negara-negara yang cukup memberi pengaruh bagi perkembangan makanan di Indonesia, kebanyakan dari mereka berasal dari negara China, Taiwan, Jepang, Perancis, Amerika dan Italia. “Tampaknya di tahun depan akan semakin banyak pengaruh yang datang terutama dari negara seperti China dan Jepang, karena untuk taste makanan masih cocok dengan lidah Indonesia,” ungkap Alex Fatrisman, Pastry Chef dan Pubic Relation dari Indonesia Pastry Club. Alex mengatakan, pengusaha atau produsen memiliki peranan penting dalam mengembangkan bisnis makanan di Indonesia, sebab mereka lah yang berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan para konsumen, “Para produsen inilah yang menentukan sampai sejauh mana keinginan serta minat konsumen terhadap produk makanan. Maka dari itu produsen harus lebih jeli membaca selera pasar,” lanjutnya.

      Senada dengan Alex, Haryanto Makmoer, Technical Service Manager PT Sinar Meadow International Indonesia menyatakan bahwa untuk bisa sukses menggarap pasar, para pelaku bakery harus jeli dengan selera lidah masyarakat Indonesia. Maka Haryanto yakin bahwa roti manis tetap akan menjadi favorit. “Masyarakat Indonesia masih tetap menyukai taste roti yang cenderung manis dan empuk. Jadi, pada tahun 2011 mendatang, saya rasa roti manis masih mendominasi produk-produk yang ditawarkan oleh bakery-bakery di Indonesia,” jelas Haryanto.

      Selera roti yang manis dan empuk diamini oleh Liny Susantyo, Marketing Manager PT Puratos Indonesia, “Pasar kita masih terbuka dengan jenis soft bread, karena lidah orang Indonesia sangat menyukai roti jenis ini, roti yang lembut dengan citaras manis dengan berbagai topping menarik. Maka tahun 2011 mendatang, kami masih yakin jenis soft bread masih akan tetap jadi primadona,” jelas Liny lebih lanjut.