Roti Brukuran Lebih Kecil Adalah Solusi Bagi Keluarga

Pilihan Keluarga
Tren menawarkan pilihan roti berukuran lebih
kecil terlihat pula di Amerika Serikat dalam
beberapa tahun terakhir ini. Pertimbangan
tak semata soal harga jual yang lebih murah,
tapi memenuhi ekspektasi keluarga-keluarga
berkaitan dengan volume dan pilihan roti
dengan topping/filling yang ingin dinikmati
masing-masing anggota keluarga.
Sebuah bakery di Amerika Serikat, Oroweat,
menjadi salah satu yang terbilang sukses
dengan strategi ini. Dan di antara kunci
suksesnya adalah, mereka tak sekadar
menghadirkan roti berukuran lebih kecil, tapi
memberi kharakteritik lain pada produk itu
dengan citarasa dan kualitas yang berbeda
dibanding “roti biasa” atau roti konvenional.
Konsumen pada umumnya ingin menikmati
roti yang paling fresh. Dan banyak di antara
mereka tak sanggup menghabiskan roti
berukuran besar sebelum roti itu kadaluwarsa.
“Roti berukuran lebih kecil adalah solusi
bagi keluarga yang ingin menikmati varian roti
berbeda—tanpa harus membayar relatif mahal
untuk mendapatkan semua varian itu,” kata
Dan Larson, Direktur Pemasaran Oroweat.
Belum Mencapai Puncak

Booming cupcake di Amerika Serikat sejak 2006
dan kemudian menyebar ke seluruh dunia, juga
mengindikasikan bahwa cake yang berukuran
kecil pun menarik perhatian banyak orang.
Cupcake juga memenuhi ekspektasi
keluarga-keluarga berkaitan dengan volume
dan pilihan topping. Satu keluarga tak harus
membeli cake berukuran relatif besar dan
masing-masing anggota keluarga menikmati
citarasa yang sama. Dengan beragam varian
topping dan citarasa cupcake dipajang di
bakery shop, setiap keluarga bisa memilih
sendiri topping maupun citarasa yang
dikehendaki.
Volumenya yang relatif kecil dan
penampilannya yang menggemaskan,
membuat ia belakangan ini populer sebagai
pelengkap pesta ulang tahun maupun pesta
pernikahan. Memotong-motong kue ulang
tahun maupun perkawinan yang berukuran
besar untuk dibagi-bagikan kepada para
tamu menjadi pekerjaan merepotkan.
Sekarang, cukup kue ulang tahun/
perkawinan berukuran relatif kecil, dipotong
lebih sebagai bagian dari prosesi pesta,
dan hanya dibagikan kepada orang-orang
terdekat. Sedangkan tamu undangan bisa
mendapatkan cupcake—sebagai pengganti
potongan kue ulang tahun.
Meski di beberapa kota besar di
Indonesia sudah relatif banyak bakery
yang menyediakan cupcake, seorang
pengamat industri bakery di Indonesia
memperhitungkan bahwa permintaan
cupcake di sini masih akan dalam beberapa
bulan atau beberapa tahun mendatang.
“Booming cupcake di sini belum mencapai
puncak,” katanya. Salah satu indikasinya,
kehadiran cupcake masih terbatas di kotakota
besar—belum sampai kota-kota kecil.