Tips Yang Perlu Kita Perhatikan Saat Membuat Kue Kering

Pembuatan kue kering, yaitu kue kering tuang, dibuat dengan langsung menuang atau membentuk di loyang setelah adonan jadi, kue kering semprot dibuat dengan bantuan alat semprot bermacam model, dan kue kering cetak,dicetak dengan alat cetak bermacam model, setelah adonan digilas tipis. Nah, agar hasilnya bisa bagus, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan:

– Selalu mengunakan tepung terigu berprotein rendah atau sedang, pastikan tepung dalam kondisi kering, dan jangan lupa di ayak
– Tambahan 20% tepung maizena dari total berat tepung agar kue menjadi renyah. Kerenyahan dapat diperoleh dengan menyangrai tepung sebelum dimasukkan dalam adonan.
– Tambahan 1 sendok makan susu bubuk dalam 500 gram tepung terigu agar kue menjadi gurih
– Gunakan campuran margarin dan mentega agar diperoleh rasa yang lebih lezat dan aroma kue menjadi harum. Agar tetap ekonomis ganti 25% total jumlah margarin dengan mentega.
– Jangan mengocok margarin terlalu lama. Adonan akan lembek sehingga sulit dicetak. Pengocokan dilakukan hanya sampai semua bahan tercampur rata.
– Pakai telur yang masih baru. Jika telur telah disimpan di dalam kulkas, keluarkan dan diamkan sampai tercapai suhu ruangan.
– Gantilah kuning telur mentah dengan kuning telur kukus yang dihancurkan. Hal ini akan menghasilkan kue kering renyah dan tidak melebar saat dioven

– Jangan mengaduk adonan terlalu lama dan Hindari membuat kue kering lebih dari satu resep. Bila adonan lebih dari satu resep, adonan yang belum tercetak akan menjadi keras, akibatnya kue menjadi kurang renyah. Bila sudah telanjur mengocok adonan lebih dari satu resep, pisahkan adonan mentega dengan tepung terigu. Caranya, ambil sebagian adonan lalu tuangkan sebagian tepung terigu. Aduk rata lalu cetak/bentuk sesuai selera. Begitu seterusnya sampai adonan habis.
– Saat mencampur tepung terigu sebaiknya tidak sekaligus, karena kelembapan tepung terigu yang berbeda dapat membuat kue jadi keras atau tidak renyah.
– Jika adonan tetap lembek, jangan menambah tepung lagi. Bungkus adonan dengan plastik lalu simpan dalam lemari es 1-2 jam hingga adonan mengeras dan dapat dicetak.


– Untuk memanggang kue, gunakan loyang tipis 3-4 cm.
– Saat memanggang, beri jarak antar kue.
– Panaskan oven sebelum kue dimasukan agar kue matang sempurna.
– Saat kue sudah berwana keemasan dan kering tepinya, segera keluarkan dari oven. Saat kue panas, kue mungkin masih agak lunak di tengahnya, tapi ketika dingin kue akan mengeras sendiri. *PB