East Food & East Pack Indonesian Expo 2017 Sajikan Beberapa Teknologi Dibidang Makanan & Minuman

 

Surabaya – Memasuki pertengahan tahun 2017 ini kembali Krista Exhibitions menyelenggarakan acara yang selalu dinanti – nantikan terutama oleh para pengusaha di bidang kuliner. Pameran Internasional yang kali ini memasuki edisi ke – 9 dibidang makanan dan minuman, Bakery, Fishery, Horeca/Jasa  Boga dan Teknologi Pengemasan ini kembali di selenggarakan oleh Krista Media Exhibitions pada tanggal 9 – 12 Agustus 2017 di Grand City Surabaya.


Pameran yang dibuka melalui proses pengguntingan pita yang dilakukan oleh Daud D. Salim selaku Presiden Direktur Krista Media beserta beberapa perwakilan dari organisasi maupun pemerintahan seperti Desperindag Jatim, Kadin Surabaya, Assosiasi Retail Jawa Timur dan ICA (Indonesia Chef Assosiation). Disertai pembukaan pidato oleh CEO PT. Kristamedia Pratama, Daud D. Salim menyatakan bahwa pameran yang kali ini diadakan di Surabaya bisa memperluas wawasan para pengusaha makanan dan minuman tentang potensi pasar di mancanegara untuk produk mereka, sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha dibidang industri pangan untuk menghasilkan produk – produk berkualitas serta kompeten sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri. Pada pameran 2017 kali ini, Daud Salim mengaku mengalami peningkatan jumlah peserta 20% lebih banyak dibandingkan tahun lalu, baik peserta dari Jawa Timur sendiri, Jakarta dan bahkan International. “ Tahun depan akan ada perusahaan dari Thailand, Malaysia dan negara lainnya. Dan diharapkan kedepannya  pameran ini akan dibuat berkesinambungan di Surabaya, karena disini sebagai pusat perdagangan ” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Kadin Surabaya Dr. Jamhadi mengatakan dalam pidato pembukaan pameran kali ini, bahwa pameran ini terbilang sangat penting dan harus dilakukan secara berkelanjutan di kota Surabaya. Karena Surabaya sebagai salah satu kota perdagangan terbesar di wilayah Indonesia Timur serta sebagai salah satu calon predikat dari UNESCO di sektor gastronomi mempunyai sekitar 46 % PDB yang berasal dari jasa, perdagangan, hotel dan restauran.  Dan pameran semacam ini sangat sesuai dengan yang di idamkan KADIN Surabaya karena mengangkat UKM yang ada dikota Surabaya dan kota – kota lain di Jawa Timur. “ Tahun depan pameran ini bisa mengedukasi teman – teman pelaku UKM untuk melakukan revolusi usahanya. Apalagi sekarang ini sudah ada Jamkrida yang akan menjadi penjamin bagi para pelaku UKM yang membutuhkan bantuan permodakan dari perbankan,” paparnya.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jawa Timur, M. Ardi Prasetya juga menambahkan pengapresiasikan pameran yang diadakan PT Kristamedia Pratama ini kedepannya bisa memperkuat sisi packaging (kemasan) produk makanan dan minuman dari Jawa Timur. Karena pemasaran produk makanan dan minuman dalam  negeri masih lemah dibidang packaging” untuk produk UKM perlu didukung untuk mengembangkan packagingnya agar lebih bersaing dipasaran nantinya,” tutur DR. Ir. M. Ardi MsC.
Nicolaus Kevin selaku Public Relation of Krista Exhibitions menyatakan bahwa Eastfood & Eastpack Indonesia 2017 ini menampilkan berbagai teknologi dan produk – produk unggulan yang dihadirkan  diantaranya Bakery & Confectionery (Bakery & Confectionery Machinery, Equipment, Supplies, Inggredients), Food & Hospitally (Wine & Spirits, Equipment, Supplies, Storage, Services & Related Technology for Hotel, Catering, Restaurant, Cafe); Food Ingredients (Food Additives, Food Chemicals, Food Ingredients, Food Materials); Herbal & Health Food (Herbal & Health Food and Food Supplements); Retail products, serta teknologi proses & pengemasan untuk bidang Makanan Minuman, Bakery, Konfeksioneri, Farmasi, Kosmetik dan Iainnya.

Tak hanya berupa pameran makanan, minuman dan kemasan saja, namun juga ada berbagai acara menarik seperti Baking & Cooking Demo dari para juru masak ternama seperti Chef Cessar, Ibu Achen, Ibu Merry dan Juru Masak Profesional dari berbagai perusahaan seperti PT. Kartikawira Adisukses, DIAMOND, KitchenAid, MERO, PrimsFood, INDOPANGAN SENTOSA dan lainnya. Pameran EastFood & EastPack 2017 juga mempersembahkan Surabaya Culinary Challenge dari ICA (Indonesian Chef Association) yang merupakan ajang kompetisi dalam ketrampilan dan bullion meek. Diadakan juga lomba bagi sekolah – sekolah masak di seluruh Indonesia. “Untuk ketujuh kalinya East Food & East Pack digelar. Tahun ini lebih lengkap disertai beberapa lomba bagi para pelajar ditingkat menengah. Tujuannya agar anak – anak Indonesia mampu memperkenalkan masakan Indonesia ke masyarakat lokal maupun asing,”kata Daud D. Salim saat mengisi opening East Food & East Pack Surabaya 2017.  Selain itu jangan lewatkan juga Gelato Competition yang merupakan ajang kompetisi dalam menciptakan rasa es krim baru.
Kesuksesan Pameran EastFood & EastPack Indonesia 2017 ini tidak lepas dari peran serta dukungan dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, Kementrian Perdagangan Republik Indonesia, BPOM - Badan Pengawasan Obat & Makanan Republik Indonesia, KADIN INDONESIA, KADIN SURABAYA, PHRI – Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia , IPF Indonesia Packaging Federation, ICA (Indonesian Chef Association), ABI Asosiasi Bakery Indonesia, APTINDO – Asosiasi Produsen Tepung Terigu Indonesia, AP51 – Asosiasi Pengusaha Pengolahan & Pemasaran Produk Perikanan Indonesia, ASPERAPI – Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia, ACP – Association Chef Professional serta beberapa asosiasi yang terkait.
Pameran EASTFOOD & EASTPACK INDONESIA 2017 terbuka bagi para pelaku bisnis dan masyarakat umum mulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.30 WIB. Dengan harga tiket masuk Rp. 50.000, para pengunjung dapat membawa 2 buah kartu nama dan undangan yang telah dikirimkan oleh pihak KRISTA EXHIBITIONS serta dapat bertanya, melihat demo memasak serta mencicipi aneka masakan dari beberapa negara. *LZ/Puji Foto Dok : Bembenk