• Ulasan Tren

    Pastry

  • Artikel & Tips

    Bakery

  • Artikel & Tips

    Pastry

VISIT OUTLET

Berita seputar Outlet

EQUIPTECH

Informasi Bahan Makanan

TIPS & TRIK

Tips & Trik Yang Perlu Anda Tahu

CREATIVE RECIPIES

Resep-Resep Kreatif

ART & DECO

Seputar Art & Deco

Cikang Hadirkan Legenda Cita Rasa Tak Terungkap dari Ranah Minang

Pemecahan Rekor Dunia “The Largest Thematic Cookies”

MODENA Buka Flagship Store Berkonsep Experience Center

Baking Demo Gold Bullion Bersama STP Trisakti

Manajemen Produksi Usaha Katering & Warung Tanpa Tergantung Tukang Masak

2013 Machinery, Materials, Marketing of Bakery and Confectionery Show

Biz Newz

Kampoeng Tempo Doeloe Kembali Meriahkan Gelaran JF3 Ke-15

Creative Recepies

Roll Chocolate Cake

Baking Tips

Sukses Membuat Brownies Yang Benar

Visit Produk

Art In A Cup, Angkat Citarasa Biji Kopi Sumatera

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Prev Next

Manjakan Pelanggan, Pancious Luncurkan P…

30-05-2018 Hits:90 News admin1

Manjakan Pelanggan, Pancious Luncurkan Pancious Benefit App

JAKARTA - Pancious Group baru-baru ini meluncurkan Pancious Benefit App untuk memudahkan sekaligus memanjakan para pelanggan setianya. App yang diluncurkan sejak 14 Mei 2018 di Pancious Grand Indonesia ini menjadi...

Read more

Le Meridien Jakarta, Hadirkan Pilihan Pa…

29-05-2018 Hits:72 News admin1

Le Meridien Jakarta, Hadirkan Pilihan Paket Berbuka Puasa Istimewa

JAKARTA – Bertajuk CLICK CLOCK Ramadhan, Le Meridien Jakarta menghadirkan tiga pilihan destinasi bagi pecinta kuliner untuk berbuka puasa. Mulai dari sajian local, internasional hingga Timur Tengah dengan cita rasa...

Read more

Medina, Pertama Di Indonesia Wadah Plast…

19-05-2018 Hits:122 News admin1

Medina, Pertama Di Indonesia Wadah Plastik Bersertifikat Halal MUI

JAKARTA – Medina foodware halal pertama di Indonesia meluncurkan delapan varian baru untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia terkait dengan gaya hidup sehat dan halal. Varian baru ini merupakan inovasi dari...

Read more

OREO Luncurkan OREO THINS di Indonesia

18-05-2018 Hits:79 News admin1

OREO Luncurkan OREO THINS di Indonesia

JAKARTA – Sukses dengan peluncuran OREO Thins di beberapa Negara sebelumnya, akhirnya OREO meluncurkan OREO Thins di Indonesia pada April lalu. OREO THINS mendukung wanita Indonesia yang aktif untuk berkarya...

Read more

Lotte Choco Pie Luncurkan Kampanye #Prem…

18-05-2018 Hits:89 News admin1

Lotte Choco Pie Luncurkan Kampanye #PremiumMomentstogether

JAKARTA – Lotte Choco Pie kembali meluncurkan kampanye terbaru mereka di tahun 2018. Kampanye bertajuk #PremiumMomentstogether ini ditujukan untuk ibu-ibu Indonesia agar mau mengajak anak-anak mereka melakukan rutinitas sehari-hari bersama...

Read more

Uncategorised

 

Setelah berpuasa selama sebulan penuh, umat muslim di seluruh dunia merayakan kemenangannya menahan segala jenis godaan baik godaan makanan, minuman, dan amarah di bulan suci Ramadan. Perayaan Idul Fitri di Indonesia selalu identik dengan makan bersama sanak keluarga. Menu tradisional khas Indonesia yang penuh rempah dan kaya bumbu, seperti ketupat, opor ayam, rendang, semur daging dan sambal goreng ati menjadi menu wajib yang tidak pernah hilang dalam perayaan Idul Fitri.

Namun, di balik kelezatan hidangan hari raya, ada bahaya yang mengancam bagi kesehatan. Hal ini disebabkan berbagai menu hidangan tersebut cenderung tinggi karbohidrat dan lemak yang dapat memicu penyakit paska lebaran. Namun jangan khawatir ya Bunda, karena kita masih lhoo rayakan hari Raya Lebaran dengan sehat. Bagaimana caranya? yuk simak dibawah ini

Silaturahmi Sehat
Lebaran adalah momen yang tepat untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat. Bersilaturahmilah dengan sehat. Biasakan untuk berjalan kaki menuju rumah kerabat yang tidak terlalu jauh atau sengaja memarkir kendaraan agak jauh dari lokasi silaturahmi. Selain itu, perbanyaklah senyum, karena mampu merangsang keluarnya hormon endorfin, sebuah hormon yang mampu menciptakaan perasaan bahagia.

Jangan lupa kenali kemampuan tubuh Anda. Segeralah beristirahat bila mulai kelelahan dengan waktu tidur yang cukup. Jurus sehat ini mudah untuk diikuti dan menjamin Anda dapat berlebaran dengan senang namun tetap sehat. Tanpa khawatir akan masalah kesehatan yang mengintai paska lebaran.

Kendalikan Nafsu Makan Anda
Walaupun kita baru saja melewati Ramadan di mana kita diwajibkan menahan lapar dan haus, bukan berarti saat Lebaran kita dapat memuaskan diri dengan berbagai makanan. Tetap kendalikan nafsu makan Anda dan makanlah sesuai dengan kebutuhan kalori harian Anda. Cara menghitung kalori harian cukup mudah, yaitu:

  • Pria : 30 kkal x berat badan
  • Wanita : 25 kkal x berat badan

Untuk mengatasi nafsu makan yang berlebih, Anda dapat memakan makanan pembuka sebelum berkunjung. Ini pun sesuai dengan sunnah Rasul, bahwa sebaiknya kita makan dahulu sebelum berangkat salat Ied. Anda bisa makan satu buah apel beserta kulitnya, karena kulit apel dapat mengendalikan nafsu makan, sehingga Anda tidak kalap ketika melihat banyaknya sajian hari raya. Jika Anda kurang suka apel, Anda bisa memakan buah-buahan kaya air lainnya, seperti semangka, melon, atau pepaya. Buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk juga dapat mampu menetralisir lemak yang dikonsumsi.

Makan Dengan Cara Yang Tepat
Makan seimbang kadang kala menjadi tantangan sendiri di momen hari raya. Makanan yang tersedia cenderung kurang baik bagi kesehatan. Tapi, bukan berarti Anda harus menghindari santapan khas Lebaran, yang perlu Anda lakukan adalah memilih cara yang tepat yaitu:

1. Tepat jadwal
Makanlah sesuai jadwal makan seperti di hari-hari lain. Makan besar tetap 3x sehari (sarapan, makan siang, makan malam) dan boleh diselingi snack 2x yaitu di jam 11 dan 5 sore. Ada baiknya snack yang dimakan mengandung serat tinggi misalnya buah-buahan dan sayuran.

Fungsi makanan snack alias camilan adalah untuk mengondisikan perut dalam keadaan yang tidak terlalu kosong. Hal ini mencegah makan dalam porsi banyak pada saat jadwal makan besar. Tidak lupa pula, jangan biasakan selalu makan di setiap rumah, bila berkunjung untuk silaturahmi. Berkomitmenlah untuk mematuhi, maka Anda bisa merayakan lebaran dengan sehat dan aman.
2. Tepat jumlah
Jumlah makanan yang kita makan juga perlu kita perhitungkan. Jumlah makanan yang direkomendasikan oleh para ahli gizi adalah sebagi berikut :

Karbohidrat : 45% – 60% dari total kalori harian
Lemak : 20% – 25% dari total kalori harian
Protein : 10% – 20% dari total kalori harian
Serat : > 25 gram/hari
Garam : maksimal 3000 gram

Bila Anda kesulitan untuk menghitung dengan cara di atas, cara mengatasinya mudah. Cukup ambil makanan yang bervariasi dengan komposisi seimbang dan menggunakan piring kecil. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah Anda makan dalam porsi besar. Lebih baik, makan porsi sedikit dan sering dibandingkan makan dalam porsi besar dalam satu waktu.

Perbanyak Minum Air Putih
Pastikan kamu banyak mengkonsumsi air putih, karena dehidrasi dapat menyebabkan rasa lapar yang sebenarnya hanyalah rasa haus. Ingat, jika kamu merasa lapar itu bukan berarti tubuhmu kekurangan porsi makan namun besar kemungkinan karena dehidrasi.

Banyak minum air putih juga membuatmu merasa lebih kenyang sehingga tak mendorongmu untuk terlalu banyak makan. Selain itu, daripada minum sirup yang mengandung banyak gula, lebih baik minum air putih yang sama sekali tidak mengandung kalori.

Fokus Kepada Keluarga dan Teman
Jangan asyik sendiri main hp sambil ngemil kue kering. Momen Lebaran adalah saat yang tepat untuk saling bercengkrama bersama keluarga besar atau teman-teman. Fokuskan dirimu ke mereka, bukan ke makanan atau hal lain yang tak membuang energi. Ingat, banyak mengobrol dan tertawa juga bisa membakar kalori loh. *PB

Kunjungi event east food mulai tanggal 26-29 July 2018 di Grand City Surabaya!!!

 

 

JAKARTA - Sebagi bentuk komitmen Philips dalam mendukung gaya hidup sehat, baru-baru ini Philips mengadakan kampanye #thepowerofhomadefood melalui berbagai roadshow diantaranya di mall, cooking demo di toko serta kegiatan digital di media sosial, seperti viral video menyambut hari ibu untuk memberikan apresiasi kepada seluruh ibu di Indonesia dengan menyediakan makanan rumah yang sehat. Philips Indonesia bagian dari Royal Philips (NYSE: PHG, AEX: PHIA) adalah perusahaan teknologi kesehatan yang fokus pada peningkatan kehidupan masyarakat melalui inovasi penuh makna. Rangkaian peralatan dapur terbaru Philips memungkinkan keluarga Indonesia menerapkan gaya hidup sehat melalui konsumsi makanan buatan sendiri di rumah yang sehat dengan praktis, cepat dan aman.

Makanankan rumah merupakan faktor terpenting dalam pola makan sehat. Memasak masih dirasa sulit, memakan waktu lama, dan membosankan bagi sebagian orang. Padahal menurut studi yang dilakukan oleh Julia A. Wolfson, MPP yang menganalisa data survei dari National Health and Nutrition Examination menyebutkan bahwa, orang sering memasak di rumah mengkonsumsi lebih sedikit karbohidrat, gula dan lemak daripada orang yang jarang memasak di rumah.

Menggandeng Chef Arimbi Nimpuno, seorang Chef yang mempromosikan pola makan sehat dan Dr. Cindiawaty Pudjiadi, MARS, MS, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi, Philips berbagi pengetahuan serta pengalaman langsung pada para peserta Talk Show dan Cooking Demo #ThePowerofHomemadeFood. Dimana sekaligus juga memperkenalkan peralatan penunjang untuk membuat berbagai sajian rumahan yang sehat, praktis serta efisien dengan menggunakan peralatan dari Philips seperti Airfryer yang memungkinkan proses menggoreng tanpa penggunaan minyak goreng, Noodle & Pasta Maker, Bread Maker dan Slow Juicer Philips.

“Umumnya ibu dan keluarga Indonesia tahu dan paham soal gaya hidup sehat termasuk bagaimana pola makan sehat bagi keluarganya. Namun yang seringkali diabaikan adalah proses memasaknya. Sangat disayangkan apabila bahan bakunya sudah sehat, namun proses memasaknya justru menghasilkan makanan yang tidak sehat sehingga gizi makanan tidak maksimal. Misalnya proses menggoreng yang tentu saja menggunakan minyak yang banyak. Penggunaan minyak ini akan meningkatkan total asupan kalori seseorang. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan resiko seseorang untuk menjadi obesitas. Obesitas, berhubungan dengan berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Memasak sehat bisa juga dilakukan dengan cara masak yang sederhana, seperti mengurangi penggunaan minyak,” ujar Dr. Cindiawaty Pudjiadi, MARS, MS, Sp.GK, Dokter Spesialis Gizi RS Medistra.

Sementara itu Yongky Sentosa, Head of Personal Health Philips Indonesia mengatakan, “Tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga gaya hidup sehat sudah semakin tinggi. Namun secara umum, masyarakat kita masih dalam fase kuratif. Melalui produk dan kegiatan-kegiatannya, Philips ingin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk masuk ke fase preventif sehingga dapat mencegah penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.”

Berbeda dengan slow juicer yang sudah ada di pasaran sebelumnya, Slow Juicer Philips menggunakan teknologi Soft Squeezing yang mampu mengekstrak sari nutrisi buah dan sayur hingga 80%. Bagi penggemar roti, pizza, donat, Philips menghadirkan Bread Maker HD9045, yang memudahkan pengguna membuat adonan hingga memanggang roti dengan tingkat kematangan yang diinginkan. Tersedia 14 pengaturan untuk membuat berbagai jenis roti, seperti: roti manis, roti gandum, roti bebas gluten hingga selai. Sementara Philips Noodle & Pasta Maker yang ringkas dan dapat digunakan untuk membuat beragam jenis bentuk pasta seperti Spaghetti, Penne, Fettuccini hingga lasagna, serta beragam jenis mie, cepat dan praktis hanya dalam 18 menit. Sedangkan Philips Airfryer tipe terbaru merupakan alat menggoreng tanpa atau hanya dengan sedikit minyak, dapat juga dipakai memanggang dan membakar makanan dengan praktis dan mudah. Teknologi TurboStar menghasilkan panas secara cepat dan merata tanpa makanan harus dibalik. Menggoreng bahan makanan dengan menggunakan Airfryer dapat mengurangi lemak hingga 80% dibandingkan dengan menggoreng biasa. Airfryer bisa menjadi solusi bagi penderita jantung dan gangguan kardiovaskular untuk dapat mengkonsumsi gorengan lebih sehat.

“Banyak resep masakan Indonesia mengandung rempah yang baik untuk kesehatan, namun kebanyakan proses mengolahnya digoreng. Mengkombinasikan beragam bahan masakan dan mengubah teknik memasak, misalnya dari digoreng menjadi dipanggang atau dikukus, atau menggunakan Airfryer, merupakan solusi pola makan sehat. Dan ini yang saya terapkan dirumah untuk saya dan keluarga, ” ujar Chef Arimbi Nimpuno, chef dan ibu dari empat orang putri.

“Pola hidup sehat yang berawal dari rumah adalah investasi setiap orang untuk dapat menjalani masa tuanya dengan sehat, sejahtera dan bahagia. Dan ini merupakan komitmen Philips untuk dapat menyentuh kehidupan 3 miliar orang setiap tahunnya di tahun 2025,” ujar Yongky di akhir sambutannya. P&B

 

Saat berpuasa kita sering merasa kalap dan ingin menyantap semua makanan yang kita inginkan setelah seharian berpuasa. Padahal agar tetap sehat saat berpuasa bukan banyaknya makanan yang kita konsumsi, tapi pada asupan gizi seimbang yang kita konsumsi seperti makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah dan air putih.
Selain tubuh tetap sehat saat berpuasa, asupan gizi yang seimbang juga mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Berikut lima makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat berpuasa menurut ahli gizi dan nutrisi Desy Nur Arista dalam acara media gathering "Puasa Sehat" di SaladStop Plaza Indonesia, Jakarta beberapa waktu lalu.

Sayuran dan Buah
Konsumsi sayuran dan buah yang kaya serat, rendah kalori dan mengandung kadar air yang tinggi mampu memberikan efek kenyang lebih lama.

Kurma
Saat berbuka, kurma bisa dijadikan sebagai hidangan pembuka. Selain mudah dicerna, kurma juga kaya energi dan mengandung gula alami dan mampu mencegah konstipasi karena tinggi serat.

Protein
Di dalam tubuh, makanan dengan protein tinggi dicerna perlahan sehingga memberikan efek kenyang  lebih lama. Makanan berprotein tinggi seperti daging, ikan dan telur bisa menjadi pilihan sebagai
asupan protein saat berpuasa.

Karbohidrat Kompleks dan Serat
Konsumsi karbohidrat kompleks dan serat membuat pencernaan terasa lebih kenyang dan energi lebih stabil.
Karbohidrat kompleks bisa didapatkan dari nasi merah, quinoa, kentang, ubi, oatmeal dan serelia utuh.

"Karbohidrat kompleks dan serat membuat tubuh lebih kenyang dan kadar energi lebih stabil,"
ujar ahli gizi yang berpraktek di Slim Gourmet itu.

Cairan Sehat
Selama berpuasa, tubuh membutuhkan cairan untuk meningkatkan kadar gula darah namun tidak berlebihan. Untuk mendapatkan cairan yang dibutuhkan tubuh 2 liter sehari adalah dengan minum 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sebelum tidur dan 2 gelas saat sahur.

primi sui motori con e-max.it

Biznews

LeZATAcademy.com, Surabaya – Berangkat dari kesuksesan dari beberapa angkatan sebelumnya dalam workshop 3 Days Biz Camp, LeZAT Academy sebagai salah satu wadah yang menyediakan sarana pelatihan dibidang kuliner kembali lagi bekerja sama menggandeng sang praktisi, pakar kuliner Indonesia serta seorang penulis buku kuliner pangan yaitu Yuyun Anwar

Selengkapnya...

Chef Delight

    Gelombang tren dalam kreasi pastry tak ubahnya seperti tren fashion. Namun I Nyoman Sudiana tetap memilih jalur ‘aman’ demi mendongkrak citra Hotel Akmani sebagai hotel baru di Jakarta. Walaupun bermain aman, Nyoman tetap berusaha menampilkan classic pastry dengan sentuhan menarik.

Selengkapnya...

Pack & Display

Dalam pandangan Diana Sutandya, pemilik L’atelier du Chocolate yang berlokasi di Jakarta, packaging (pengemasan) merupakan salah satu hal penting dalam bisnisnya. “Banyak pelanggan tertarik pada produk-produk cokelat kami, bukan semata karena kualitas citarasanya, namun juga packaging-nya yang unik dan menarik.”

Selengkapnya...

Baker Spirit

    Chef yang satu ini terbilang unik sekaligus tangguh. Meski tuna netra, tak membuat semangatnya hilang. Justru dari keterbatasannya ia banyak memberi inspirasi bagi para chef lainnya.

Selengkapnya...

    

About Us

Selamat menikmati sebuah Majalah yang kami rancang untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, komunitas peminat dan pelaku usaha pastry & bakery di Indonesia. e-mail : redaksi@pastrynbakery.net
Facebook : http://www.facebook.com/lezatn.pastrybakery
Twitter : @tabloidlezat

Newsletter

Lokasi Kami