fbpx
                                                   
                                         
                                                                                                    
                                                                                           

 

   

   

 

Silaturahmi Ala Paguyuban Sukaboga Sukabumi

Silaturahmi Ala Paguyuban Sukaboga Sukabumi

Banyak orang yang sudah tak kuat menahan rasa ri...

Walikota Apresiasi Langkah Bogasari Hadapi Pandemi

Walikota Apresiasi Langkah Bogasari Hadapi Pandemi

Rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkop...

Bogasari Berbagi di Tengah Pandemi

Bogasari Berbagi di Tengah Pandemi

Untuk yang ketiga kalinya, Bogasari melaukkan ak...

Kopi Kenangan dan Pipiltin, Duo Pemain Lokal, Duku...

Kopi Kenangan dan Pipiltin, Duo Pemain Lokal, Duku...

Jakarta, 21 Oktober 2020 — Peritel mi...

Festival Nasionline, Blibli Hadirkan 250 Menu Nasi...

Festival Nasionline, Blibli Hadirkan 250 Menu Nasi...

  Jakarta, 20 Oktober 2020 – Blib...

Wings Group Luncurkan Cairan Pencuci Piring Berbah...

Wings Group Luncurkan Cairan Pencuci Piring Berbah...

Jakarta,  - Setelah bertahun- tahun sukses ...

Zeelandia Indonesia Hadirkan produk self life exte...

Zeelandia Indonesia Hadirkan produk self life exte...

  Dalam meningkatkan kualitas produksi dan...

Perkuat Ekonomi Keluarga, Danone-Aqua Dukung Pembe...

Perkuat Ekonomi Keluarga, Danone-Aqua Dukung Pembe...

Jakarta, 13 Oktober 2020 - Hari ini, Danone-AQUA...

Apresiasi GoFood Jaga Keamanan dan Kebersihan Maka...

Apresiasi GoFood Jaga Keamanan dan Kebersihan Maka...

Jakarta, 6 Oktober 2020 - Situasi pandemi C...

McDonald's Kolaborasi dengan Travis Scott Luncurka...

McDonald's Kolaborasi dengan Travis Scott Luncurka...

Jakarta - Musisi hip-hop Travis Scott bekerjasam...

Gojek dan Unilever Kerja Sama Untuk Permudah Akses...

Gojek dan Unilever Kerja Sama Untuk Permudah Akses...

Jakarta, 29 September 2020 - Gojek, super a...

Unilever Indonesia Tanamkan Kebiasaan Bersih dan S...

Unilever Indonesia Tanamkan Kebiasaan Bersih dan S...

Jakarta, 24 September 2020 – Percaya bahwa...

Mocktail Kreatif 88

Mocktail Kreatif 88

Belakangan ini, dunia kuliner di Indonesia sedan...

Ajak Anak-anak hingga Milenial Bermain Bersama Mel...

Ajak Anak-anak hingga Milenial Bermain Bersama Mel...

Jakarta, 9 September 2020 – Untuk pertama ...

Manfaat Memasak Menurut Psikolog, Kini Serba Prakt...

Manfaat Memasak Menurut Psikolog, Kini Serba Prakt...

Jakarta, 1 September 2020 -  Menyantap kuli...

Bogasari Latih Ribuan Calon UKM Binaan DK

Bogasari Latih Ribuan Calon UKM Binaan DK

Dalam rangka mendorong dan menjaga pertumbuhan e...

4 Pabrik Bogasari Bagikan Hewan Kurban

4 Pabrik Bogasari Bagikan Hewan Kurban

Sudah sejak tahun 70-an atau sejak beroperasinya...

Blue Milky Paradise

Blue Milky Paradise

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang PastryNBakery Bi...

Banana Milky Regal

Banana Milky Regal

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang PastryNBakery Bi...

Choco Mocca Cream Cake

Choco Mocca Cream Cake

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang PastryNBakery Bi...

Tiramisu Cake

Tiramisu Cake

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang PastryNBakery Bi...

Coffee Mocha Creamer Frappe

Coffee Mocha Creamer Frappe

  Untuk Info Lebih Lanjut Tentang PastryNB...

Tropical Iced Shaken

Tropical Iced Shaken

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang PastryNBakery Bi...

Bomboloni Choco Crunchy

Bomboloni Choco Crunchy

Bomboloni Choco Crunchy Bahan :• 250 gram ...

Dapur Bersama GoFood Wujud Nyata Keberhasilan Meng...

Dapur Bersama GoFood Wujud Nyata Keberhasilan Meng...

JAKARTA, 9 Juli 2020 - Layanan Dapur Bersama GoF...

Kelas Online LeZAT Academy

Kelas Online LeZAT Academy

Yuk yang pngin bisa belajar memasak maupun bakin...

Cooking Demo Live IG LeZAT Academy

Cooking Demo Live IG LeZAT Academy

Hai Baking Lovers.....Uda mendekati Hari Rabu ni...

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Keju

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Keju

Memberikan  hidangan special untuk keluarga...

Trik Jaga Berat Badan Setelah Lebaran

Trik Jaga Berat Badan Setelah Lebaran

Untuk Info Lebih Lanjut Tentang PastrynBakery Bi...

Putu Pandan

Putu Pandan

Bahan :•Tepung beras 750 gram•Air 600 ...

Rondo Royal Isi Keju

Rondo Royal Isi Keju

Bahan :•Tape singkong 250 gram•Minyak ...

Ote-Ote Porong Mini

Ote-Ote Porong Mini

Bahan :•Tepung terigu protein sedang 250 gr...

Bogasari Bagikan 184 Sprayer Desinfektan

Bogasari Bagikan 184 Sprayer Desinfektan

Menindaklanjuti instruksi Gubernur DKI Jakarta N...

Pepsodent Kampanyekan Pentingnya Sikat Gigi Malam ...

Pepsodent Kampanyekan Pentingnya Sikat Gigi Malam ...

Jakarta, 20 Maret 2020 – Pepsodent, brand ...

Lebih dari 52.000 Paket Makanan Sehat untuk Tenaga...

Lebih dari 52.000 Paket Makanan Sehat untuk Tenaga...

Jakarta, 20 April 2020 – Segenap kary...

Kolak Campur-Campur

Kolak Campur-Campur

Bahan: - Pisang raja yang tua 5 buah, potong-...

KOLAK BINTANG

KOLAK BINTANG

Bahan: - Pisang kepok 6 buah - Mutiara 200 g...

KOLAK PISANG RUMPUT LAUT

KOLAK PISANG RUMPUT LAUT

Bahan : Santan cair 800 ml Gula pasir 100 gr...

Kolak Pisang Kolang Kaling

Kolak Pisang Kolang Kaling

Bahan: Pisang raja yang tua 5 buah, potong-poto...

KOLAK JARI-JARI

KOLAK JARI-JARI

  Bahan: Ubi ungu manis 300 gram, kukus, ...

Unilever Turut Ambil Peran Dalam Membantu Melindun...

Unilever Turut Ambil Peran Dalam Membantu Melindun...

Jakarta, 26 Maret 2020 – Unilever Indonesi...

 CEO Kopi Kenangan Rela Digaji Rp 1 Demi Tak Ada P...

CEO Kopi Kenangan Rela Digaji Rp 1 Demi Tak Ada P...

Jakarta – Kopi Kenangan tumbuh dan berkemb...

Kopi Kenangan Hadapi Pandemi Covid-19 dengan Senan...

Kopi Kenangan Hadapi Pandemi Covid-19 dengan Senan...

Jakarta, 16 April 2020 — Di tengan wa...

Dexa Medica Menambah Jumlah Donasi Obat untuk Pena...

Dexa Medica Menambah Jumlah Donasi Obat untuk Pena...

JAKARTA, 16 APRIL 2020- Seiring dengan kedatanga...

Baru! Wings Food Hadirkan So Yumie Gelas yang Muda...

Baru! Wings Food Hadirkan So Yumie Gelas yang Muda...

Jakarta, 16  April 2020 - Wings Food, produ...

PT Sasa Inti Hadir untuk Masyarakat Indonesia Dala...

PT Sasa Inti Hadir untuk Masyarakat Indonesia Dala...

Jakarta, 1 April 2020 – Seiring dengan pen...

Kembalinya Es Krim Legendaris Viennetta Di Indones...

Kembalinya Es Krim Legendaris Viennetta Di Indones...

Masih ingatkah Anda pada es krim Viennetta dari ...

Belanja di Shopee Paket Bersih, Tak Perlu Risih

Belanja di Shopee Paket Bersih, Tak Perlu Risih

Jakarta - Memasuki masa Pembayaran Sosial Berska...

Dukung Keberlangsungan Bisnis UMKM Jelang Penerapa...

Dukung Keberlangsungan Bisnis UMKM Jelang Penerapa...

JAKARTA, 9 April 2020 – Guna meredam dampa...

Jenis Olahraga Yang Murah & Mudah di Lakukan di Ru...

Jenis Olahraga Yang Murah & Mudah di Lakukan di Ru...

  Memasuki pancaroba seperti sekarang ini ...

dan Bekasi (Jabodetabek) pada bulan Maret 2013. Tujuan kami adalah memberi gambaran kepada Pembaca mengenai tren perilaku konsumen dewasa ini, khususnya penerimaan mereka terhadap tampilan produk yang ditawarkan bakery atau produsen donat pada umumnya. Kami tidak mengajukan pertanyaan mengenai merek produk/toko pilihan responden. Demi menghindari potensi mengarahkan Pembaca untuk memilih produk donat dengan merek tertentu atau yang ditawarkan oleh bakery tertentu. Tetapi kami memotret tren perilaku konsumen berkaitan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan mereka untuk memilih item produk donat. Kami akan melakukan survei dengan topik yang sama setiap periode tertentu, untuk melihat apakah terjadi pergeseran atau tren perilaku konsumen.
 
Metode survei
Metode yang kami gunakan dalam survei ini adalah random sampling. Dengan menggunakan kerangka sampling pemilik
nomor telepon yang tercantum pada Buku Telepon Residensial dan Bisnis tahun 2012 terbitan PT Infomedia Nusantara, dengan konsentrasi nomor telepon residensial khusus untuk wilayah kota-kota di Jabodetabek. Pemilihan responden pemilik nomor telepon residensial dilakukan secara acak, dengan jumlah keseluruhan 165 responden. Pengambilan sampel dilakukan selama tujuh hari, 4-10 Maret 2013. Kami menggunakan buku telepon residensial sebagai kerangka pengambilan sampel untuk memastikan bahwa reponden tinggal di Jabodetabek. Namun kerangka ini mengandung kelemahan, antara lain karena yang tidak memiliki telepon rumah tidak terwakili. Di samping itu, kerangka ini menyebabkan setiap orang dalam sebua populasi tidak memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih menjadi responden. Oleh sebab itu hasil survei ini tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di masyarakat. Pro l Responden Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (66 %). Usia responden antara 17 hingga 50 tahun ke atas, dan mayoritas berusia antara 31-40 (67%). Di samping itu, kebanyakan (58%) responden sudah atau pernah menikah. Status pekerjaan responden bervariasi, dimana karyawan swasta/BUMN dan pegawai negeri sipil sebanyak 41%, dan 10% berprofesi wirawasta. Selebihnya ibu rumah tangga (33%), pelajar/ mahasiswa (13%) dan lainnya (2%).
   Ketika terpikir tentang donat, bagaimana bentuk donat yang terbayang di benak Anda? Kami melayangkan pertanyaan itu ke responden kami, dan ternyata. Kreativitas para donut maker menghasilkan beragam tampilan donat. Termasuk yang berbentuk hati, segitiga, segiempat, atau lonjong. Tapi apakah konsumen secara umum dapat dengan mudah menerima kreasi bentuk donat itu? Hasil survei kami menunjukkan, sebagian besar (64%) responden lebih mudah menerima donat dengan bentuk konvensional, yakni berbentuk cincin alias bulat dan berlubang di bagian tengahnya. Dengan kata lain, ketika terpikir tentang donat, mereka membayangkan bentuknya yang seperti cincin
itu. “Kayaknya kok aneh ya kalau pegang donat yang gak bolong tengahnya,” kata Monica, 23, perawat di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan. Hal ini berkaitan dengan fenomena bahwa donat cukup populer di Indonesia sejak beberapa puluh tahun silam, di mana para pembuatnya secara tak langsung mengakrabkan donat berbentuk cincin ke masyarakat konsumennya. Bentuk tersebut dapat dengan mudah diingat, dan seolah merupakan ciri khasnya dibanding jenis produk bakery lainnya. Kami berharap temuan ini tak mematahkan semangat kreativitas para pembuat donat untuk menciptakan bentuk maupun tampilan donat, demi menarik minat konsumennya. Tapi sebaiknya tetap menyediakan “donat yang bolong tengahnya,” dan berkreasi dengan tampilan topping serta formulasi/kombinasi bahan perisanya.
 
Berharap Donat yang Lebih Kaya Rasa
  Mana yang lebih disukai pelanggan, donat dengan topping atau dengan fi lling? Sebagian besar (45%) responden kami mengaku lebih menyukai donat dengan topping. Ini relevan dengan temuan lain dalam survei kami bahwa kebanyakan responden lebih familiar dengan donat berbentuk cincin yang lazimnya disajikan dengan topping. Responden yang lebih menyukai donat dengan fi lling, yang biasanya terdapat pada donat berbentuk bulat atau bentuk lain tanpa lubang di tengahnya, hanya 21%. Sementara itu, 33% responden lebih menyukai donat dengan kombinasi topping dan fi lling. Temuan bahwa mayoritas responden lebih berselera pada donat dengan topping tidak semata karena mereka lebih familiar dengan donat berbentuk cincin. Fungsi topping tak hanya memerkaya citarasa tapi juga menjadikan tampilan donat lebih menarik dan menggugah selera. Pelanggan bisa membayangkan citarasanya dari penataan dan
pilihan bahan perisa pada topping. Sementara itu, mereka yang lebih menyukai donat dengan fi lling pada umumnya beralasan bahwa itu akan membuat donat lebih praktis untuk dinikmati. Ketimbang dengan topping yang cenderung
merepotkan, lantaran toppingnya mungkin rontok atau membuat tangan mereka belepotan saat memegang untuk menyantapnya. Lalu apa alasan responden lebih menyukai donat dengan kombinasi topping dan fi lling? Jawabannya: mereka umumnya berasumsi bahwa kombinasi itu menjadikan donat lebih kaya citarasa. Itulah mengapa jumlah responden yang menyukai kombinasi topping dan fi lling menempati urutan kedua dalam survei ini. 
 
Evolusi Donat
  Bentuk donat dengan lubang di tengahnya ternyata ditemukan oleh bocah belasan tahun. Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai negara asal-usul donat, meski sejarah kemunculan panganan ini diwarnai kesimpangsiuran. Salah satu cerita mengenai asal-usulnya, sebagaimana ditulis di wikipedia.org, menyebutkan donat diperkenalkan di AS oleh seorang warga keturunan Belanda yang juga memopulerkan beberapa dessert termasuk cookies, apple pie dan cream pie. Pada mulanya, donat berbentuk bola-bola kecil. Warga AS, Hanson Crocket Gregory, disebut sebagai kreator donat berbentuk cincin yang kemudian populer di dunia. Pada 1847, tatkala Hanson berusia 16 tahun, ia kecewa karena bagian tengah “roti goreng” bikinan ibunya ternyata belum matang. Ibunya mengatakan bahwa bagian tengahnya makan susah matangnya. Hanson mencari solusi. Ia mengambil pisau untuk mencungkil bagian tengah roti sehingga berbentuk cincin. Dari sinilah adonan “roti goreng” yang kemudian disebut donat dibuat menyerupai cincin--hingga tak ada lagi masalah bagian tengahnya belum matang. Ada pihak mengklaim penemu bentuk cincin untuk donat. Di antaranya High Eagle, kepala suku Indian Wampanoag. Ia mengungkapkan bahwa pencetus bentuk itu adalah leluhurnya. Tapi pada 1941, National Dunking Assosiation of America menyatakan, penemu bentuk donat dengan lubang di tengahnya adalah Hanson Crocket Gregory. Panganan ini diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia pada 1968, ketika American Donut membuka stan di Djakarta Fair (sekarang Pekan Raya Jakarta). Pada 1985, Dunkin Donuts membuka gerai pertama di Jakarta, dan selanjutnya di kota-kota lain di Indonesia. Sukses Dunkin Donuts di sini kemudian memicu kehadiran gerai-gerai waralaba donat dari mancanegara dan lokal. Pada 2005, J.CO Donuts & Coffee muncul sebagai bakery donat merek lokal paling populer dan membangkitkan kembali demam donat di Indonesia.
 
Donat dan Tren “Food to Go”
   Donat bakal kian populer? Beberapa fakta mengarah ke fenomena itu. Tahun lalu kami merilis hasil survei yang menunjukkan bahwa penjualan produk donat di sejumlah in-store bakery di Amerika Serikat mengalami pertumbuhan paling tinggi dibanding jenis produk lain yang tersedia in-store bakery dalam beberapa tahun terakhir. Dan baru-baru ini, Majalah Stylist yang berbasis di London, Inggris, memasukkan donat sebagai salah satu dari Top 10 Cultural Trends 2013. Prediksi Stylist muncul setelah Nigella Lawson, food writer sekaligus celebrity chef kondang di
Inggris, menyajikannya pada pesta Natal tahun lalu. Donat yang disajikan di pesta ini buatan Electric Donuts di London, dengan perisa antara lain maple bourbon, jahe bubuk dan bergamot orange. Ini mengindikasikan tren perisa donat lebih bervariasi, tak lagi hanya berputar-putar pada perisa tradisional seperti kacang, cokelat, keju, maupun selai raspberry dan custard yang belakangan ini paling populer sebagai perisa donat di Inggris. Dengan kata lain, tren donat dengan savory flavour tengah mengembang di sana--dan mungkin bakal meluas ke berbagai belahan dunia.
“Bahan perisa seperti hati ayam, black pudding, daging asap, dan fennel salt akan menjadi bagian dari varian donat dimana-mana,” tutur Alexa Perrin, dari Experimental Food Society, seperti dikutip Stylist.co.uk. Sementara itu, pakar makanan Andre Dang memprediksi donat yang ditawarkan bakery di Inggris bakal berukuran lebih besar. Prediksi bahwa varian donat berperisa savory bakal kian populer, dan makin banyak bakery menawarkan donat berukuran lebih masif, tampaknya berkaitan dengan kecenderungan bakal bertambah banyak orang menjadikan donat sebagai salah satu pilihan menu makan besar dalam perjalanan. Ini seiring tren “food to go”. Tren tersebut dipicu makin tingginya tingkat kesibukan dan mobilitas warga kota besar dunia. Saking sibuknya, mereka sarapan, makan siang, bahkan makan malam dalam perjalanan dari satu titik ke titik lain. Dan oleh karena itu mereka mencari
makanan yang dapat dengan cepat dipesan dan praktis untuk disantap dimana saja, termasuk saat menyetir mobil.

You have no rights to post comments

Biznews

Banyak orang yang sudah tak kuat menahan rasa rindu akibat pandemi Covid-19 ini.  Termasuk para UKM mitra Bogasari yang tergabung dalam Paguyuban Sukaboga Sukabumi. Mumpung lagi zona hijau dan mendapat ijin dari pihak kepolisian asalkan menjaga protokol, paguyuban yang beranggotakan pelaku usaha beragam makanan berbasis tepung terigu Bogasari ini, akhirnya berhasil menggelar silaturahmi.

Selengkapnya...

Chef Delight

   

Gelombang tren dalam kreasi pastry tak ubahnya seperti tren fashion. Namun I Nyoman Sudiana tetap memilih jalur ‘aman’ demi mendongkrak citra Hotel Akmani sebagai hotel baru di Jakarta.

Selengkapnya...

Pack & Display

 

 Dalam pandangan Diana Sutandya, pemilik L’atelier du Chocolate yang berlokasi di Jakarta, packaging (pengemasan) merupakan salah satu hal penting dalam bisnisnya.

Selengkapnya...

Baker Spirit

Chef yang satu ini terbilang unik sekaligus tangguh. Meski tuna netra, tak membuat semangatnya hilang. Justru dari keterbatasannya ia banyak memberi inspirasi bagi para chef lainnya.

Selengkapnya...

About Us

Selamat menikmati sebuah Majalah yang kami rancang untuk memenuhi kebutuhan informasi Anda, komunitas peminat dan pelaku usaha pastry & bakery di Indonesia. e-mail : redaksi@pastrynbakery.net
Facebook : http://www.facebook.com/lezatn.pastrybakery
Twitter : @tabloidlezat

Newsletter

Lokasi Kami